Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Polisi Selidiki Pemilik Ratusan Karung Berisikan Hasil Tambang Ilegal, 25 Ton Material Diamankan

Sementara pemilik puluhan ton material tambang illegal tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Aceh Selatan.

Penulis: Taufik Zass | Editor: Saifullah
Dokumen Polres Aceh Selatan
Sat Reskrim Polres Aceh Selatan berhasil mengamankan sebanyak 633 karung tumpukan batu hijau mengandung mineral jenis emas yang diduga hasil tambang ilegal di kawasan Gampong Gunung Rotan, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Sabtu (27/03/2021). 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Personel Satuan Reserse dan Kriminal atau Satreskrim Polres Aceh Selatan mengamankan sekitar 25 ton material hasil Penambangan Ilegal di Gampong Rotan, Kecamatan Labuhanhaji Timur.

Sementara pemilik puluhan ton material tambang illegal tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Aceh Selatan.

Kapolres Aceh Selatan, AKPB Ardanto Nugroho, SIK, SH, MH melalui Kasat Reskrimn Iptu Bima Nugraha Putra,STK saat dihubungi, Minggu (28/03/2021), mengatakan, penemuan material tambang tersebut terkait dengan penyelidikan dugaan tindak pidana Pasal 161 UU No 3 Tahun 2020 atas perubahan UU No 4 Tahun 2019 tentang Minerba.

"Penyelidikan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang melihat tumpukan material tambang ilegal,” kata Kasat Reskrim, Iptu Bima Nugraha Putra.

“Sehingga Kapolsek Labuhanhaji Timur melakukan koordinasi dengan Polres Aceh Selatan untuk menindaklanjuti hasil informasi dari warga setempat," lanjut Iptu Bima Nugraha Putra.

Baca juga: Brimob Polda Aceh Ajak Pengunjung Objek Wisata di Nagan Raya Patuhi Protkes Covid-19

Baca juga: Ratusan Rumah di Gampong Napai, Kecamatan Woyla Barat Terendam Banjir

Baca juga: Warga Raup Rezeki dari Banjir, Tawarkan Jasa Seberangkan Sepmor Pakai Becak, Segini Tarifnya

Dengan didampingi KBO Sat Reskrim dan tim serta Polsek Labuhanhaji Timur, pada Sabtu (27/3/2021) sekira pukul 16.00 WIB, Kasat Reskrim melakukan penyelidikan ke TKP di Gampong Gunung Rotan yang diduga menjadi lokasi tambang ilegal.

"Dari hasil laporan dan dilakukan penyelidikan, tim gabungan menemukan tumpukan hasil tambang ilegal yang telah dimuat dalam karung beras ukuran 15 kg  sebanyak 633 karung seberat 25 ton yang diduga akan dibawa dan dijual keluar wilayah Aceh Selatan," ujar Iptu Bima.

Selanjutnya, papar dia, barang bukti tersebut diamankan dan dibawa oleh Sat Reskrim Polres Aceh Selatan guna penyelidikan lebih lanjut.

"Saat di TKP, tidak dapat kami temui pemiliknya. Sementara masih kami lidik lebih lanjut," pungkas Iptu Bima Nugraha Putra.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved