Breaking News:

Tips Kesehatan

Hati-Hati! Overdosis Konsumsi Jahe Bisa Buruk Bagi Orang Dengan Kondisi Medis Ini

Orang dengan kondisi medis ini sebaiknya tidak mengonsumsi jahe berlebih, termasuk ibu hamil, tengah menyusui hingga penderita ambaien.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Zaenal
Grid.Id
Foto - Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Jahe atau Zingiber officinale adalah salah satu bumbu atau ramuan yang paling umum dikonsumsi di dunia.

Mengandung senyawa bioaktif bernama gingerol dalam jahe memiliki sifat terapeutik yang luar biasa dan berbasis bukti terhadap berbagai kondisi kesehatan seperti diabetes, pilek, masalah perut, hipertensi, mual, dan banyak lainnya.

Terlepas dari banyak manfaat kesehatan dari jahe, beberapa penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi jahe, baik dalam jumlah sedang maupun dalam jumlah besar, bisa berdampak buruk bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Cari tahu kelompok orang mana yang harus waspada terhadap overdosis jahe, dan jika Anda termasuk dalam kategori ini, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli medis untuk dosis yang tepat untuk mencegah komplikasi.

Melansir dari Boldsky, Senin (29/3/2021), berikut ini kategori kondisi medis yang tidak boleh mengonsumsi jahe berlebih.

Baca juga: 6 Khasiat Jahe Merah, Mengatasi Asam Urat hingga Memperbaiki Gairah Seksual

1. Hamil

Jahe bermanfaat untuk meredakan mual dan muntah selama kehamilan.

Namun, dalam jumlah yang banyak, bisa berbahaya bagi ibu hamil.

Stimulan alami dalam jahe dapat menyebabkan kontraksi dini.

Hal ini dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran bayi lebih awal (persalinan prematur).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved