Breaking News:

Berita Gayo Lues

Mengejutkan! Malik Mahmud Mengaku Sedih Sering Dihujat, Minta Jangan Usik dan Rusak Perdamaian Aceh

Bahkan, ungkap Malik Mahmud, hujatan itu membuat hatinya sedih karena hujatan yang tidak pantas dan patut ia terima.

For Serambinews.com
Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haytar membuka kegiatan sosialisasi program kelembagaan Wali Nanggroe di Balai Pendopo Bupati Galus di Blangkejeren, Senin (29/3/2021). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Wali Nanggroe Aceh, Teungku  Malik Mahmud Al-Haytar menegaskan, semua pihak jangan mengusik dan merusak perdamaian Aceh yang sudah sepakat dirawat dengan baik secara bersama-sama.

Wali Nanggroe juga mengakui, selama ini dirinya juga sering dihujat oleh segelintir orang.

Bahkan, ungkap Malik Mahmud, hujatan itu membuat hatinya sedih karena hujatan yang tidak pantas dan patut ia terima.

Hal itu disampaikan Wali Nanggroe Aceh dalam acara pembukaan sosialisasi program kelembagaan Wali Nanggroe yang berlangsung  di Balai Pendopo Bupati Gayo Lues (Galus), Senin (29/3/2021).

“Perdamaian di Aceh sudah cukup baik dan terkoordinir selama ini,” kata Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haytar di Balai Bupati Blangkejeren.

Baca juga: Talut Pengamanan Tebing Sungai Peunalom Ambruk Diterjang Banjir, Rumah Warga ‘Disasar’ Lumpur

Baca juga: 12 Finalis Putra-Putri Kebudayaan Nusantara Aceh 2021 Ditetapkan, Ini Nama dan Asalnya 

Baca juga: Kisah Pengepungan Madinah 1915, Jenderal Ottoman Turki Paksa Warga Madinah Pindah ke Negara Lain

“Oleh sebab itu, harus dijaga dan jangan diusik dan dirusak karena ulah oknum tertentu," tukas Malik Mahmud Al-Haytar.

Malik Mahmud menerangkan, perjuangan rakyat Aceh tersebut butuh dilakukan dengan kuat, salah satunya dengan penguatan lembaga Wali Nanggroe.

Bahkan, papar mantan Perdana Menteri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini, lembaga tersebut mengatur adat istiadat  dan mengawasi Pemerintah Aceh.

"Tugas lembaga Wali Nanggroe Aceh salah satunya untuk mewujudkan perdamaian Aceh selama ini,” ulasnya.

Baca juga: Fahri Hamzah Minta Bom Bunuh Diri di Makassar tidak Dikaitkan Agama: Sebut Mereka Teroris! Cukup!

Baca juga: Perawat USC Frustrasi, Laporkan George Tyndall ke Pusat Krisis Pemerkosaan Kampus pada 2016

Baca juga: Soal Kisruh Partai Demokrat, Rocky Gerung: Pak Moeldoko Obsesinya Belum Selesai

“kendati  ada kelompok atau pihak tertentu yang mencoba untuk mengganggu perdamaian Aceh itu," pungkas Wali Nanggroe.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved