Breaking News:

Ramadhan 1442 Hijriah

Masih Bolehkah Makan Sahur dan Niat Puasa di Waktu Imsak ? Simak Penjelasan dari Ustadz Masrul Aidi

Dalam Mazhab Syafi'i, kata Ustad Masrul, antara Imsak dan terbit fajar ada jeda waktu lebih kurang sekitar 10 menit.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Zaenal
PIXABAY
Masih bolehkah makan sahur dan niat puasa di waktu imsak ? Simak penjelasan dari Ustad Masrul Aidi berikut. 

Akan tetapi, disunnahkan berhenti beberapa menit sebelum azan Subuh.

Baca juga: Ramadhan 1442 H tak Sampai Sebulan Lagi, 4 Jenis Minuman Ini Perlu Dihindari Saat Berbuka Puasa

Baca juga: Seputar Fiqih Puasa Lengkap: Syarat, Rukun Hingga Sebab Batal Puasa, Pelajari Sebelum Ramadhan Tiba

"Pada waktu Imsak itu masih boleh niat, masih boleh makan sahur, cuma disunnahkan berhenti beberapa menit sebelum kumandang azan Subuh," kata ustaz Masrul Aidi.

Mengenai alasan dibolehkan niat dan makan sahur meski waktu sudah imsak dijelaskan lebih lanjut oleh Ustadz Masrul.

Dalam Mazhab Syafi'i, kata Ustad Masrul, antara Imsak dan terbit fajar ada jeda waktu lebih kurang sekitar 10 menit.

Itu artinya, waktu imsak masih tergolong dalam waktu malam.

Oleh sebab itu, seseorang tetap dapat melangsungkan niat puasa atau makan sahur saat waktu Imsak.

"Kalau mengikut mazhab Syafi'i, kalau sudah Imsak, Imsak itu sebenarnya masih dalam waktu malam. jadi Imsak itu ada jeda waktu antara imsak dengan terbit fajar lebih kurang sekitar 10 menit," terangnya.

"Jadi imsak itu jangankan sekadar niat, makan sahur pun masih boleh. Soalnya Imsak itu sepuluh menit sebelum terbit fajar," sambungnya.

Lebih lanjut lagi, pemimpin ponpes tersebut memaparkan mengenai seseorang yang lupa niat puasa Ramadhan dalam kondisi darurat.

Jika dalam kondisi itu, maka baginya bisa berpindah mazhab.

Baca juga: Sahur saat Menjalankan Puasa Itu Penting, Untuk Apa? Simak Rahasianya pada Tubuh Manusia

Mengenai hal ini, dicontohkan seperti seseorang yang terbangun ketika adzan Subuh, sementara ia belum niat puasa.

Kemudian orang tersebut juga tidak ber niat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan.

Maka ia boleh langsung berniat dan melanjutkan puasa untuk esok hari.

Hal ini diperbolehkan dalam kondisi darurat mengingat bukan karena unsur kesengajaan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved