Selasa, 14 April 2026

Update Covid 19

Disiplin Protokol Kesehatan di Aceh Menurun, Zona Oranye Meluas

Zona oranye Covid-19 di Aceh meluas menjadi 10 kabupaten/kota seiring menurunnya disiplin masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Subur Dani | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hasil monitoring kepatuhan Protokol Kesehatan (Protkes) oleh Tim Pemantau Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19 ) Nasional menunjukkan tingkat disiplin Protokol Kesehatan (Protkes) menurun di Aceh.

Sejalan dengan kondisi tersebut, zona oranye pun meluas menjadi 10 kabupaten/kota.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media di Banda Aceh, usai mendapat laporan dari Tim Satgas Covid-19 Nasional, Jumat (2/4/2021) malam.

“Perilaku kesehatan selalu berkorelasi dengan kondisi kesehatan masyarakat di suatu daerah,” kata pria yang akrab disapa SAG itu.

Ia menjelaskan, Satgas Penanganan Covid-19 Nasional memonitoring perilaku masyarakat di tempat-tempat umum yang berpotensi terjadi kerumunan.

Hasil monitoring dianalisis secara kuantitatif dan dipublikasi tiap minggu secara nasional. Peta zonasi risiko juga dirilis saban minggu hasil analisis data pandemi Covid-19 di setiap daerah.

Baca juga: 1 KK Korban Tanah Amblas Masih Mengungsi, Begini Kondisi Terkini di Gampong Lamkleng Aceh Besar

Baca juga: Mukhlis Mukhtar: Penundaan Pilkada Politis, bukan Yuridis, Secara Hukum Pilkada Aceh Sangat Jelas

Baca juga: Diseruduk Minibus Jumbo, Nurzanah Meninggal Dunia di Jalan Lintas Aceh Tamiang

Pada publikasi 7 Maret 2021 lalu, tingkat kepatuhan memakai masker di Aceh masih sekitar 73,15 persen.

Sementara tingkat kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan sekitar 80,81 persen. Sedangkan hasil analisis data per 28 Maret 2021, tingkat pemakaian masker turun menjadi 70,82 persen, dan kepatugan jaga jarak turun menjadi 79,51 persen.

Pada sisi lain, hasil analisis data epidemiologis, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan periode 22-28 Maret, zona oranye meluas kembali di Aceh, dari enam menjadi 10 kabupaten dan kota, yakni Aceh Gayo Lues, Tamiang, Langsa,  Lhokseumawe, Bener Meriah, Pidie Jaya, Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Barat, dan Sabang. 

Baca juga: Hari Ini Bertambah 1 Orang Warga Lhokseumawe yang Terpapar Covid-19

Baca juga: WNI Keturunan di Peusangan Bireuen Divaksin Covid-19

Baca juga: Hasil FP2 MotoGP Doha 2021, Pembalap Ducati Jadi Penguasa Sesi Latihan Bebas Kedua

Kesepuluh kabupaten/kota tersebut merupakan zona risiko sedang penularan virus corona dan peningkatan kasus Covid-19 di Aceh.

"Sedangkan 13 kabupaten/kota lainnya merupakan zona kuning, atau risiko rendah Cavid-19," tambahnya.

Menurut SAG, turunnya disiplin pemakaian masker dan menjaga jarak di Aceh tampaknya terkait dengan cakupan vaksinasi Covid-19  tenaga kesehatan, kelompok lanjut usia, dan pelaksana pelayanan publik, yang kian tinggi di Aceh. Ia pun menhimbau tetap mejalankan Protkes meski sudah vaksinasi Covid-19.

“Protkes mencegah masuk virus corona ke dalam tubuh, dan vaksinasi Covid-19 membentuk antibodi spesifik untuk melawan apabila terinfeksi. Keduanya merupakan upaya pencegahan,” tuturnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved