Breaking News:

Berita Aceh Barat

Simpang Tiga UTU Meulaboh Butuh Traffic Light, Hindari Kecelakaan Lalu Lintas

Persimpangan Tiga jalan Nasional arah menuju ke kampus UTU dan Makorem di kawasan Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat...

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Kendaraan saling mendahului di kawasan persimpangan jalan UTU Meulaboh, kawasan Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (3/4/2021). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Persimpangan Tiga jalan Nasional arah menuju ke Kampus Universitas Teuku Meulaboh atau UTU Meulaboh dan Makorem di kawasan Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat rawan kecelakaan karena belum adanya traffic light atau lampu rambu-rambu lalu lintas lainnya.

Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di simpang itu semrawut, dan selama ini banyak terjadi kecelakaan lalu lintas, sebab ramainya pengguna jalan di persimpangan tersebut.

Akses dipersimpangan itu padat pengguna jalan, sebab lintasan tersebut digunakan oleh ribuan mahasiswa seperti saat ke kampus UTU dan pergurutianggi lainnya seperti AKN dan Kampus STAIN Meulaboh.

Selain itu juga adanya Makorem dan Batalyon, sehingga terjadi keramain yang ditambah dengan para penduduk di di daerah tersebut, yang tentunya perlu ada antisipasi dari kecelakaan, sehingga adanya kenyamanan dan keamanan di kawasan persimpangan tersebut.

Kondisi itu tentunya memerlukan adanya rambu-rambu lalu lintas seperti traffic light, atau rambu-rambu lalu lintas lainnya yang bisa mengatur arus lalu lintas, sehingga ada kewaspadaan dan hati-hati.

"Jalan persimpangan menuju ke kampus dan Makorem sudah sangat memerlukan pemasangan lampu lalu lintas dan rambu-rambu lainnya oleh dinas terkait, karena belakangan kerap terjadi kecelakaan. Sehingga diperlukan rambu-rambu lalu lintas agar pengguna jalan tertib dan tidak terjadi kecelakaan," harap Rahmat Maulizar, Koordinator Komunitas Peduli Keselamatan Bersama (KPKB) Aceh Barat kepada Serambinews.com, Sabtu (3/4/2021).

Disebutkan, kawasan tersebut merupakan salah satu titik keramaian, sehingga perlu adanya antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan. Dengan adanya lampu pengatur lalu lintas, diharapkan pengguna jalan dapat tertib menggunakan jalan raya.

Ia menambahkan, kepadatan arus lalu lintas cukup padat pada pagi harinya disaat mahasiswa mulai melakukan kuliah tatap muka di kampus, sehingga tentu saling mendahului saat masuk ke jalan menuju ke kampus dari dua arah, baik dari Meulaboh dan dari arah Nagan Raya.(*)

Baca juga: 3.133 Orang sudah Divaksin di Nagan Raya, Begini Perkembangan Kasus Terkonfirmasi Positif

Baca juga: Pemerintah Aceh Janji Tambah Kuota Beasiswa S1 Aceh Carong untuk Mahasiswa IAIN Langsa

Baca juga: Wantimpres: Demi Kesejahteraan Rakyat Aceh, Manfaatkanlah Dana Otsus untuk Kepentingan Umum

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved