Sabtu, 9 Mei 2026

Info Singkil

Seluas 800 Ha, Danau Anak Laut Dikembangkan Jadi Pusat Pelabuhan Perikanan di Aceh Singkil

Danau Anak Laut terletak di pinggir jalan Singkil-Singkil Utara, yang sebagain besar masuk dalam wilayah Desa Gosong Telaga

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Pintu gerbang menuju Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Danau Anak Laut Kabupaten Aceh Singkil, Senin (8/3/2021) 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Di tempat lain untuk memiliki tambatan kapal yang aman dari ombak mesti membuat kolam pelabuhan dengan biaya mahal. 

Sebab laut mesti dipasang beton penahan ombak. 

Beda dengan Kabupaten Aceh Singkil. 'Tanah Batuah' itu dianugerahi alam berupa danau Anak Laut. 

Anak laut berupa kolam raksasa seluas kira-kira 800 hektar (Ha). Terletak di pinggir jalan Singkil-Singkil Utara, yang sebagain besar masuk dalam wilayah Desa Gosong Telaga.

Uniknya airnya terdapat dua jenis. Terasa asin ketika pasang besar, sementara saat surut cenderung payau. 

Baca juga: Putri Aura Dirawat di RSUDZA, Pasien dari RSUDCM Aceh Utara ini Kondisinya Sangat Kurus dan Lemah

Air asin lantaran masuknya air laut ketika pasang. Sedangkan payau berasal dari sungai Gosong.

Sekelilingnya dilindungi daratan yang ditumbuhi mangrove dan cemara.

Daratan itu menjadi benteng alam yang memisahkan Anak Laut dengan lautan lepas.

Agar perahu nelayan bisa ke luar masuk laut dibuat alur pelayaran. Setelah muara lama tertutup akibat fenomena alam. 

Pemkab Aceh Singkil, telah membangunkan fasilitas untuk mengembangkan Anak Laut menjadi pelabuhan perikanan. 

Mulai dari dermaga sandar perahu, pabrik es, tempat pengisian air tawar dan bongkar ikan. 

Baca juga: Senator Fachrul Razi, Aceh Bisa Biayai Sendiri Pilkada 2022, tak Perlu Dana Pusat

Anak Laut sangat cocok jadi pelabuhan ikan. Sebab dalam kondisi cuaca buruk pun, perahu tetap bisa sandar tanpa harus takut gelombang besar. 

Sayangnya perahu atau kapal nelayan berukuran besar sulit sandar. Lantaran terjadi pendangkalan. 

Kendala itu kini, tak lama lagi teratasi. Sebab tahun ini, dibeli panton serta alat berat yang digunakan mengeruk jalur pelayaran Anak Laut.

Dengan demikian pengusaha yang telah lama menyatakan minat berinvestasi di Aceh Singkil, tak lagi terkendala tempat pembongkaran ikan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved