Breaking News:

Berita Kutaraja

PLN Akan Optimalkan Surplus Daya 118,3 MW untuk Bulan Puasa, Siapkan Strategi Hindari Pemadaman

Sementara kapasitas produksi listrik dari 16 mesin pembagkit yang ada di Aceh, mencapai 641,7 MW. Artinya, Aceh masih surplus daya 118,3 MW.

Penulis: Herianto | Editor: Saifullah
SERAMBI/RIZWAN
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 di Suak Puntong, Nagan Raya terus dipacu. Proyek milik swasta tersebut dengan kapasitas 2x200 megawatt (MW) direncanakan rampung pada tahun 2024 mendatang. 

Laporan Herianto | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Untuk menjamin suplai arus listrik 24 jam per hari tanpa pemadaman selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Aceh terus melakukan berbagai upaya antisipasi gangguan listrik.

Salah satunya dengan mengoptimalkan surplus daya yang dimiliki Aceh saat ini sebesar 118,3 MW. Untuk diketahui, beban puncak daya listrik di Aceh saat ini, baru mencapai 523,4 MW.

Sementara kapasitas produksi listrik dari 16 mesin pembagkit yang ada di Aceh, mencapai 641,7 MW. Itu berarti, Aceh masih surplus daya listrik sekitar 118,3 MW.

Kelebihan daya listrik inilah yang akan dijadikan ‘senjata’ oleh PLN untuk mengantisipasi beban tambahan selama Ramadhan.

Selain mengoptimalkan surplus daya, PLN juga menyiapkan strategi dan langkah-langkah antisipasi lainnya agar suplai arus listrik terjamin selama bulan puasa.

Baca juga: Google Tampil Beda Hari Ini, 6 Huruf Saling Berjauhan & Pakai Masker, Ingatkan Pencegahan Covid-19

Baca juga: Tentara Israel Hujani Tembakan pada Mobil Warga Palestina, Suami Meninggal, Istri Kritis

Baca juga: VIDEO Cegah Covid-19, 276 Pegawai Kejati Aceh Ikut Vaksinasi

“Misalnya untuk jaringan listrik, telah dilakukan pemeliharaan rutin, begitu juga untuk 16 lokasi pembangkit tenaga listrik lokal yang menjadi andalan PLN di Aceh,” ujarnya.

“Kondisi mesinnya terus dipantau agar pada bulan Ramadhan nanti, bisa beroperasi normal,” terang Manager Komunikasi PLN UIW Aceh, T Bahrul Halid didampingi Asisten Manager Stake Holder, Muktar Juned kepada Serambinews.com, Selasa (6/4/2021).

Asisten Manager Stake Holder PT PLN UIW Aceh, Mukhtar Juned menambahkan, untuk memberikan kenyamaman bagi kaum muslim yang akan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, ada beberapa langkah dan tahapan persiapan penanganan gangguan distribusi arus listrik yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

Persiapan itu, lanjut Mukhtar Juned, antara lain melakukan patroli dan pemantuan serta pengawasan jaringan distribusi kabel listrik pengantar arus listrik ke rumah ibadah dan rumah penduduk, maupun tempat usaha dan perkantoran.

“Bagi masyarakat yang melihat dan mengetahui ada pohon yang menimpa jaringan kabel listrik, kita imbau untuk segera melaporkan ke kantor PLN terdekat,” jelasnya.

Baca juga: Ibu Ajak Putrinya Jadi PSK, Larangan Suami tak Dihiraukan, Ditawarkan ke Pelanggan Melalui WhatsApp

Baca juga: Enam Jenderal Obrak-abrik 9 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara, 70 Ribu Batang Dimusnahkan

Baca juga: Jokowi Pilih Kombes Pol Adi Vivid, Anak Eks Kapolri Dai Bachtiar jadi Ajudannya, Berawal dari Mimpi

Setiap hari, urai dia, tim pemantau jaringan distribusi listrik PLN melakukan patroli ke daerah lokasi rawan gangguan jaringan distribusi listrik.

Jika ada ranting, dahan, dan batang kayu/pohon yang sudah terkena kabel jaringan distribusi arus listrik, setelah minta izin kepada pemilik pohon, petugas langsung memotong dan memangkasnya.

Tahap berikutnya, papar Mukhtar, melakukan pemeriksaan ke lokasi trafo. Jika ada gangguan di lokasi trafo PLN, trafonya langsung diperbaiki atau diganti dengan yang baru.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved