Breaking News:

Mahasiswa Unaya

FK-Unaya Serahkan 48 Dokter Muda ke RSUD Meuraxa Banda Aceh

“Hal ini kami lakukan dengan pertimbangan dan persiapan yang cukup matang, selain pertimbangan kasus Covid-19 yang sudah berkurang...

FOR SERAMBINEWS.COM
SERAHKAN DOKTER MUDA - FK Unaya menyerahkan 48 sarjana kedokteran atau dokter muda untuk menjalani pendidikan tahap profesi di RSUD Meuraxa Banda Aceh mulai Senin (12/4/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 48 Sarjana Kedokteran (SKed) Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Aceh (FK-Unaya) mulai menjalani pendidikan tahap profesi di RSUD Meuraxa Banda Aceh sejak Senin (12/4/2021).

Serah terima sarjana kedokteran tersebut berlangsung pada 9 April 2021 di Aula RSUD Meuraxa Banda Aceh.

Serah terima peserta dokter muda dari FK-Unaya ke RSUD Meuraxa Banda Aceh dihadiri oleh Direktur RSUD Meuraxa Banda Aceh, dr Fuziati SpRad didampingi para Wakil Direktur.

Sementara Dekan FK-Unaya didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik dr Ade Kiki Riezki MPd Ked, Koordinator Pendidikan Profesi Dokter, dr Said Aandy Saida SpPD, serta Komkordik dr Fachrul Riza SpB.

Dekan FK Unaya, dr Fachrul Jamal SpAnKIC dalam rilis yang diterima Serambinews.com, Senin (12/4/2021) mengatakan, pihaknya kini memulai pendidikan profesi dokter secara offline, yang selama satu tahun terakhir dilakukan secara online.

“Hal ini kami lakukan dengan pertimbangan dan persiapan yang cukup matang, selain pertimbangan kasus Covid-19 yang sudah berkurang, kami juga menyusun metode yang aman mengikuti standar protokol kesehatan. Kami juga telah melakukan vaksinasi covid-19 kepada seluruh peserta dokter muda dan seluruh dosen pendidik,” jelasnya.

Kepada seluruh peserta koas, dr Fachrul Jamal SpAN KIC berpesan agar selalu menerapkan protokol Kesehatan secara ketat. Selanjutnya, perlakukan pasien seperti keluarga sendiri. “Karena kalau kita urus pasien kita dengan baik dan ikhlas, maka akan menjadi ilmu dan pengalaman serta Allah akan catat itu jadi amaliah,” ucapnya.

Selain itu, selalu menjunjung tinggi adab dan berkomunikasi baik dengan guru atau dokter ahli serta pemberi pelayanan kesehatan lainnya. “Terakhir, jagalah fasilitas RS Meuraxa dengan baik karena tanpa RS ini anda akan sulit menggapai cita-cita,” pesannya.

Hal serupa disampaikan Wakil Direktur RSUD Meuraxa Banda Aceh, dr Ikhsan SpM yang menyampaikan kepada seluruh dokter muda bahwa akhlak menjadi poin utama dalam pendidikan.

“Lebih baik mengajari orang yang tidak pintar tapi ahklaknya baik, ketimbang mendidik orang pintar tapi ahklaknya buruk. Maka dari itu, kami berharap para dokter muda ini nanti bisa menjadi role model dokter yang berakhlak baik,” ucapnya.(*)

Editor: Eddy Fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved