‘Ibu Jangan Susah, Saya Aman’
Yusnidar (47) tak bisa menyembunyikan kecemasan dan kesedihannya. Dua anaknya, Husaini (29) dan Ramadani (27) termasuk dalam daftar 32 nelayan Idi
Ermansyah menjelaskan, KM Rizki Laot ditangkap karena melewati batas negara dan memasuki wilayah perairan Thailand, dan kebetulan saat itu angkatan laut Thailand sedang melakukan patroli. “Informasi terkini ke 32 ABK itu sudah dibawa ke darat menuju provinsi Phang Ga, Thailand,” ungkap Ermansyah.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Panglima Laot Aceh, Miftah Cut Adek, menyebutkan, KM Rizky Laot berkapasitas 60 Gross Ton itu dinakhodai oleh Abdul Halim. Miftah juga menyebutkan nama-nama para ABK yang ditangkap, yaitu Ridwan Daud, Dian, Murdani, Nasruddin, Safrizal, Irwandi, Junaidi, Husaini, Ismail, Aris, Nurdin, Muliadi, Sayuti, Abdul Anzit, Zainal Abidin, dan Junaidi.
Selanjutnya Abdul Halim, Munir, Hidayatullah, Zulkifli, Darkasyi, Maulana, Joni Iskandar, Boihaki, Muhammad, Jamian, Rusli, Raju Umar, Budi Setiawan, Maulidin dan Ramadhani.
“Sekarang Panglima Laot Aceh sedang menghubungi Panglima Laot Lhok Idie Rayeuk dan pemilik kapal/toke bangku untuk mendapatkan informasi lebih jelas. Selanjutnya mencari cara agar mereka bisa dibebaskan,” kata Miftah Cut Adek.(c49/mun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sebanyak-32-nelayan-idi-aceh-timur-ditangkap-militer-thailand-pada-jumat-942021.jpg)