Breaking News:

Ramadhan 2021

Buya Yahya Tanggapi Fatwa MUI Boleh Lakukan Tes Swab saat Puasa: Batal Tapi Ada Catatan

Perkara yang membatalkan puasa sebagaimana diketahui yakni memasukkan benda ke dalam rongga tubuh.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
INSTAGRAM @buyayahya_albahjah
Buya Yahya menjelaskan tentang tes swab saat puasa 

Buya Yahya menyebut batal memasukkan benda ke dalam lubang hidung jika melewati batas yang telah ditentukan. 

Hal demikian disepakati ulama mahzab, namun ada dua ulama mahzab memberikan catatan mengenai batal puasa jika memasukkan sesuatu benda ke dalam rongga hidung. 

Yaitu Imam Malik dan Imam Hanifah. 

Terang Buya, dalam Mahzab Imam Malik, memasukkan sesuatu benda yang kering ke rongga hidung tidak membatalkan puasa

Sama halnya dengan Mahzab Imam Hanifah, mengatakann memasukkan benda kering dan tidak tertinggal apapun di dalam rongga hidung, tidak membatalkan puasa

Meski awalnya empat ulama menyebut batal memasukkan benda ke dalam hidung saat puasa, dua ulama memberikan catatan. 

Baca juga: Niat Puasa Ramadhan Dilafadzkan atau Dalam Hati? Ini Penjelasan Buya Yahya Seputar Persoalan Niat

Mengenai Fatwa MUI

Fatwa MUI menyebut tidak membatalkan puasa jika melakukan tes swab harus dilihat lebih baik karena fatwa tersebut juga keluar dari golongan ulama. 

Buya menganjurkan agar melihat dengan seksama, bisa mengikuti imam empat mahzab yang menyebut membatalkan puasa

Atau bisa mengikuti pendapat MUI karena MUI juga turut menjelaskan sebagaimana informasi yang disampaikan oleh pihak medis bahwa sampel yang diambil bukan pada bagian yang membatalkan puasa. 

Baca juga: Selama 2 Pekan Ramadhan 1442 H, Satlantas Polres Lhokseumawe akan Bagikan Masker dan Sembako Gratis

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved