Breaking News:

Kuliner Aceh

Aceh Kring Kring Sediakan Menu Berbuka dan Sahur Khas Aceh di Jakarta

Kedai kopi dan makanan Aceh Kring Kring  salah satu kedai terkenal  berada di  Kompleks Balai Sudirman Jalan  Dr Sahardjo, Jakarta, selama Ramadhan..

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Suasana Kedai Aceh Kring Kring di Jakarta. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kedai kopi dan makanan Aceh Kring Kring  salah satu kedai terkenal  berada di  Kompleks Balai Sudirman Jalan  Dr Sahardjo, Jakarta, selama Ramadhan 1442 H melayani pelanggan mulai dari berbuka sampai makan sahur. Buka pukul 17.00 WIB petang dan tutup  pukul 04.00 menjelang subuh.

"Kami melakukan penyesuaian selama bulan Ramadhan. Selain melayani untuk buka puasa, kami juga menyediakan untuk kebutuhan sahur," kata Hanif, pemilik Aceh Kring Kring kepada Serambinews.com, Rabu (14/4/2021) petang.

Sebagai restoran Aceh, tentu saja menu-menu yang diandalkan adalah menu khas Aceh. Menu khusus  yang dihadirkan selama Ramadhan 1442 H ini, adalah kari bebek, kari ayam dan rujak Aceh.

"Ini melengkapi menu-menu yang sudah ada, seperti nasi goreng Aceh, mie Aceh, martabak dan lain-lain," kata Hanif.

Hanif menjaga kualitas makanannya dengan melakukan kontrol produk yang ketat dan melibatkan juru masak yang asli Aceh. "Kami menawarkan rasa Aceh di suasana Jakarta," lanjut Hanif.

Kedai kopi dan makanan Aceh  Kring Kring menggunakan mobil sebagai dapur dan tempat mengolah makanan. Sementara para pelanggan disediakan tempat duduk dengan alam terbuka. Hanif memanfaatkan mobil mini bus merek Merci, membuat renovasi sehingga kelihatan artistik dan mencolok pada saat malam dengan lampu warna warni.

Aceh Kring Kring melengkapi usaha kuliner Aceh di Jakarta. Hanif yang lahir di Banda Aceh pada tahun 1973 ini, memang menawarkan suasana alam terbuka, persis seperti suasana Rex Perunayong, tempat kuliner terkenal di Banda Aceh.

Hanif alumni SMA Negeri 3 Banda Aceh sejak lama mengidam-idamkan tempat makanan dengan suasana alam terbuka seperti Rex Peunayong itu. Nama Aceh Kring Kring  terinspirasi dari bunyi bel sepeda "kring kring."

Hanif memang penggemar sepeda onthel. Mau menjajal menu sahur di Aceh Kring Kring, saatnya  singgah di bulan Ramadhan ini.(*)

Baca juga: Walking Football Aceh ke Swedia, Diperkuat Aminullah Usman, Berpotensi Ditantang Roberto Carlos cs

Baca juga: Masjid Agung At-Taqwa Kutacane Shalat Tarawih Terapkan Protkes Covid-19

Baca juga: Selama Ramadhan 1442 H, Sekolah Diisi Kegiatan Dinul Islam di Nagan Raya, Ini Jadwalnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved