Breaking News:

Internasional

Jaksa Lebanon Mulai Selidiki Rencana Kudeta Untuk Mengguncang Negara

Jaksa penuntut umum negara bagian Jordania telah melanjutkan penyelidikan. Terhadap semua orang yang terlibat dalam dugaan persekongkolan

AFP/Yousef ALLAN/Jordanian Royal Palace
Pangeran Hussein (kiri) duduk bersama ayahnya Raja Abdullah saat melakukan pertemuan dengan para komandan militer dan pejabat sipil tentang pencegahan virus Corona di Jordania pada 30 Juni 2020. 

SERAMBINEWS.COM, AMMAN - Jaksa penuntut umum negara bagian Jordania telah melanjutkan penyelidikan.

Terhadap semua orang yang terlibat dalam dugaan persekongkolan untuk mengguncang negara.

Media pemerintah setempat, Al-Mamlaka TV, Rabu (14/4/2021) melaporkan berita tersebut mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Pejabat Jordania mengumumkan pada 3 April 2021 penangkapan warga Al-Sharif Hassan bin Zaid, Bassem Awadalla, mantan kepala Pengadilan Kerajaan Jordania, untuk alasan keamanan.

Baca juga: AS Minta Lebanon Segera Bentuk Pemerintahan Baru, Jutaan Orang Jatuh Miskin

Baca juga: Pangeran Hamzah Tidak Akan Diadili, Ditangani Keluarga Kerajaan Jordania

Baca juga: Jordania Tuduh Pangeran Hamza Berhubungan dengan Asing, Rencanakan Guncang Negara

Sedikitnya 16 orang telah ditahan.

Pejabat mengatakan investigasi sedang dilaksanakan oleh pasukan keamanan.

Menteri Luar Negeri Jordania, Ayman Safadi mengatakan berdasarkan investigasi telah ditemukan antara Bassem Awadalla dan pihak luar negeri.(*).

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved