Breaking News:

Penanganan Covid 19

Satgas Covid-19: Vaksin Nusantara Dikembangkan di Amerika, Diujicoba di Indonesia, Digagas Terawan

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19,  Wiku Adisasmito, mengungkapkan hal ini merespon pertanyaan mengenai polemik vaksin Nusantara yang digagas

AFP
Seorang warga Saudi bersiap untuk menerima vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech pertama di Riyadh pada 17 Desember 2020. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19,  Wiku Adisasmito, mengungkapkan hal ini merespon pertanyaan mengenai polemik vaksin Nusantara yang digagas Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

SERAMBINEWS.COM - Vaksin Nusantara ternyata dikembangkan di Amerika Serikat. 

Kemudian diujicoba di Indonesia. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19,  Wiku Adisasmito, mengungkapkan hal ini merespon pertanyaan mengenai polemik vaksin Nusantara yang digagas Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

"Vaksin nusantara adalah jenis vaksin yang dikembangkan di Amerika dan diujicobakan di Indonesia," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual,  Kamis  (15/4/2021).

Wiku mengatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah mendukung pengembangan vaksin Covid-19 selama memenuhi kriteria.

Semua vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat harus mendapatkan izin dari Badan POM, terutama dalam aspek keamanan, efikasi dan kelayakan.

Baca juga: Houthi Kembali Serang Fasilitas Saudi Aramco Dengan Drone dan Rudal

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, PM Kamboja: Kita Sudah di Ambang Kematian

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Langsa Sudah 16 Orang, Total Meninggal Dunia Jadi 18 Orang 

"Diharapkan tim pengembang faksi nusantara dapat berkoordinasi dengan baik dengan Badan POM agar isu yang ada terkait vaksin ini dapat segera terselesaikan," pungkasnya.

Sebelumnya, Badan POM belum memberikan lampu hijau terhadap vaksin Sel Dendritik atau yang dikenal vaksin Nusantara untuk melanjutkan proses uji klinik fase II.

Halaman
12
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved