Breaking News:

Ramadhan 2021

Ibu Menyusui Boleh Berpuasa, Boleh Juga Tidak Berpuasa, Simak Ulasan Buya Yahya

Bagaimama Hukum seorang ibu menyusui tetap puasa Ramadhan meskipun diperbolehkan untuk tidak melaksanakan puasa karena alasan kondisi kesehatan?

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal
INSTAGRAM @buyayahya_albahjah
buya yahya 

"Bila wanita menyusui merasa perlu berbuka karena merasa berat karena harus menyusui atau kasihan pada bayinya jika berpuasa, maka wanita tersebut boleh berbuka," kata Buya pada video. 

Perempuan yang sedang menyusui juga masuk dalam kategori orang yang diizinkan untuk berbuka. 

Meski demikian, jika seorang perempuan menyusui merasa sanggup berpuasa dan tidak membahayakan bayinya, maka puasanya tetap sah. 

"Perempuan hamil, perempuan menyusui diizinkan berbuka puasa jika merasa khawatir dengan kandungannya, mereka masuk diantara orang-orang yang diizinkan untuk tidak puasa karena keadaan tertentu," tutup Buya. 

Baca juga: Niat Puasa Ramadhan Dilafadzkan atau Dalam Hati? Ini Penjelasan Buya Yahya Seputar Persoalan Niat

Sebelumnya Buya sempat memberikan penjelasan mengenai melakukan tes swab saat berpuasa.

Tes Swab

Perkara yang membatalkan puasa sebagaimana diketahui yakni memasukkan benda ke dalam rongga tubuh.

Rongga tubuh seperti hidung, mulut, telinga dan lain sebagainya, lalu bagaimana jika seorang Muslim harus melakukan tes swab, yakni dengan cara dimasukkan benda ke dalam lubang hidung untuk mengambil sampel.

Buya Yahya mendapatkan pertanyaan dari jamaah, mengenai ada pernyataan dari MUI bahwa melakukan tes swab saat berpuasa tidak membatalkan puasa.

Pada postingan Instagram, Buya menjelaskan empat ulama mahzab sepakat memasukkan sesuatu benda ke dalam rongga tubuh saat berpuasa adalah membatalkan puasa itu sendiri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved