Selebriti
Bagaimana Jika Tiba-tiba Cegukan Saat Puasa? Begini Cara Mengatasinya
Sebelumnya Anda perlu tahu bahwa cegukan bukanlah suatu kondisi medis yang membahayakan.
Sebelumnya Anda perlu tahu bahwa cegukan bukanlah suatu kondisi medis yang membahayakan.
SERAMBINEWS.COM - Puasa Ramadhan tak terasa sudah memasuki hari ke enam.
Nah, saat puasa pernahkah Anda merasakan cegukan.
Cegukan bisa terjadi pada siapa saja. Hal ini pun bisa dengan mudah diatasi semisal dengan cara meminum air dingin. Tapi apa jadinya jika cegukan terjadi di tengah Anda berpuasa?
Sebelumnya Anda perlu tahu bahwa cegukan bukanlah suatu kondisi medis yang membahayakan.
Bahkan, cegukan dapat hilang sendiri tanpa pengobatan apa pun.
Akan tetapi, dalam beberapa kasus, cegukan dapat berlangsung sangat lama sehingga Anda akan merasa terganggu dan tidak nyaman, apalagi bila sedang berpuasa.
Baca juga: 7 Amalan di Bulan Ramadan yang Dapat Dikerjakan, Pahalanya Jadi Modal di Akhirat
Baca juga: Ikuti Tutorial di Youtube, Dua Pria Suntik Alat Vitalnya dengan Krim Ambeien, Hal Ini Pun Terjadi
Baca juga: Idul Fitri 1442 H, Pidie Mengajar Targetkan Belanja Baju Lebaran Bersama 100 Anak Yatim dan Duafa
Mengingat Anda tidak bisa minum air atau makan sesuatu sampai waktu berbuka puasa tiba, simak beberapa cara mengatasi cegukan saat puasa berikut ini.
1. Menahan napas
Menahan napas menjadi salah satu cara mengatasi cegukan yang paling populer. Berikut adalah cara menahan napas untuk mengatasi cegukan saat puasa:
Ambil napas dalam-dalam melalui hidung, lalu tahan napas kira-kira selama 10 detik.
Kemudian, hembuskan pelan-pelan dan ulangi lagi sampai 3-4 kali.
Ulangi langkah-langkah ini setiap 20 menit apabila cegukan yang Anda alami tak kunjung hilang.
2. Bernapas dalam kantong kertas
Cara mengatasi cegukan saat puasa berikutnya adalah menggunakan kantong kertas. Anda bisa menggunakan kantong kertas kosong yang cukup tebal, seperti paper bag. Lalu, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
Tempelkan leher kantong kertas ke area mulut dan hidung, jangan ke seluruh wajah.
Pastikan seluruh area mulut dan hidung tertutupi oleh kantong kertas.
Bernapaslah dalam kantong kertas tersebut.
Bernapas dalam kantong kertas membuat Anda lama kelamaan akan menghirup karbon dioksida. Akibatnya, otot-otot diafragma yang sebelumnya berkontraksi akan melemas kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-berdoa.jpg)