Senin, 27 April 2026

Berita Abdya

Berbuka Puasa Menu Kuah Beulagong Gratis di Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya

Sejak hari pertama Ramadhan 1442 H, di Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya disediakan menu berbuka secara gratis, termasuk makan sahur.

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya berlokasi di Gampong Seunaloh, Blangpidie, berdiri di atas lahan seluas 2,4 hektare diresmikan pada 11 Februari 2020. 

Sedangkan takjil yang tersedia antara 200 sampai 250 paket, berupa air tebu dan kue-kue (snack).  Ratusan paket takjir ini merupakan sedekah pribadi dari Akmal Ibrahim.

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, juga Ketua Dewan Penasehat Masjid Agung Baitul Ghafur kepada Serambinews.com, menjelaskan, Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) setempat juga berpartipasi menyediakan menu masakan kuah beulagong.

Bukan saja SKPK, termasuk Bupati, Wakil Bupati, Sekdakab, dan Akmal Ibrahim juga menyediakan kuah beulagoeng sebagai menu berbuka para musafir dan masyarakat yang berbuka di Masjid Agung Baitul Ghafur.

Amatan Serambinews.com, setiap hari, dua sampai tiga kancah kuah beulagong dimasak oleh ahli masakan tersebut.

Bupati Akmal Ibrahim, Wakil Bupati Muslizar MT, Sekda Thamrin dan beberpa pejabat juga bergabung muka puasa di MABG Abdya dengan menerapkan protokol kesehatan (protkes).

Masjid Agung Baitul Ghafur diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Akmal Ibrahim pada 11 Februari 2020 lalu.  

Berdiri di atas lahan seluar 2,4 hektare, terletak di Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie. Konstruksi bangunannya yang monumental menjadikan  Masjid Agung Baitul Ghafur sebagai kebanggaan masyarakat Kabupaten Abdya.

Baca juga: Masuk Islam dan Menikah dengan Pria Aceh, Ini Kisah Tiphaine Tentang Perjalanan Spiritualnya

Baca juga: Adiguna Sutowo, Mertua Dian Sastro yang Meninggal Dunia Ini, Bukan Orang Sembarangan

Baca juga: Banyak Belajar Setelah Jadi Mualaf, Tiphaine Petik Kalimat Tentang Islam dari Khabib Nurmagomedov

Masjid Agung ini dikelola Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dipimpin, Salman Alfarisi. Imam tergabung dalam Dewan Imam, beranggotakan 16 orang dengan Imam Besar, Tgk Muhammad Dahlan.

Keberadaan masjid dengan ukuran bangunan 60 x 80 meter itu semakin menjadi pilihan jamaah untuk menunaikan shalat fardhu secara berjamaah.

Masjid yang berdiri tidak jauh dari aliran sungai Krueng Beukah ini juga mulai berkembang menjadi salah satu tujuan destinati wisata religi di Abdya.

Daya tarik Masjid Agung Baitul Ghafur, selain konstruksi bangunannya yang bengitu megah dan indah, ditambah keindahan air mancur yang berada di halaman yang terhampar luas menjadi daya terik tersendiri.

Memasuki hari keenam Ramadhan (Minggu), Masjid Agung Baitul Ghafur menjadi sasaran kunjungan warga jelang berbuka. Di sini, pengunjung dimanjakan keindahan air mancur warna-warni, disamping menikmati keindahan bangunan masjid. 

Pengunjung datang dari berbagai pelosok tumpah ruah di Masjid Agung Baitul Ghafur menikmati keindahan air mancur, sambil menunggu jadwal berbuka di masjid, dilanjutkan shalat magrib.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved