Berita Gayo Lues
Dampak Covid-19, Semua Sekolah di Gayo Lues Kembali Diliburkan
Proses PBM di semua sekolah di Gayo Lues terpaksa kembali diliburkan karena meningkatnya kasus Covid-19 di kabupaten itu.
Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Rasidan | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Setelah kasus Covid-19 kembali meningkat dan muncul di kabupaten Gayo Lues (Galus), memberikan dampak terhadap kegiatan proses belajar mengajar di semua sekolah di kabupaten itu terpaksa kembali diliburkan oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com, Rabu (21/4/2021) petang, berdasarkan hasil rapat yang dipimpin Wakil Bupati Galus berserta unsur Forkompinda dan Kepala Satgas Covid-19 dan pejabat RSUD Muhammad Alikasim serta sejumlah kepala SKPK juga para camat, berlangsung di oproom Sekdakab Galus, hingga pukul 16.30 WIB.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Galus, Kasimuddin, ST, MP, kepada Serambinews.com, Rabu (21/4/2021) mengatakan, berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021 tanggal 19 April 2021 tentang perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Pemkab Galus mengadakan rapat dan membahas salah satunya menyangkut kegiatan proses belajar mengajar di sekolah.
"Dalam dua hari terakhir tersebut, terjadi peningkatan jumlah pasien yang terpapar positif Covid-19 yang sedang dirawat di RSUD Muhammad Alikasim Galus, sehingga untuk melakukan upaya pencegahan dan penularan wabah virus corona, kegiatan proses belajar mengajar dengan tatap muka kembali diliburkan di kabupaten itu,"sebutnya.
Kadisdik Galus mengaku, sebelum keluar instruksi Bupati tentang PPKM di Galus, Dinas Pendidikan terlebih dahulu sudah menyampaikan instruksi kepada seluruh Kepala Sekolah TK, SD dan SMP, agar melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring (online) yang mulai dilakukan besok, Kamis 22 April hingga 3 Mei 2021 mendatang.
"Kalau besok masih ada anak sekolah yang masih hadir ke sekolah, karena belum memperoleh informasi tersebut maka segera dipulangkan atau diliburkan,"sebutnya.
Baca juga: Kisah Noraini yang Harus Mengganti Puasa Ramadhan Setelah Muazin Masjid Terlalu Cepat Azan Magrib
Baca juga: Politisi PNA, Darwati A Gani: Surat Dirjen Otda tentang Pilkada Aceh Perlu Dipertanyakan Statusnya
Baca juga: Heboh Joget Bareng di Cafe Banda Aceh, Panitia Konser Amal Beri Penjelasan dan Klarifikasi
Baca juga: Polres Langsa Tangkap 3 Tersangka & Amankan 1 Kg Sabu, Kapolres Sebut Sudah Selamatkan 5.000 Warga
Dia mengatakan, menyangkut masalah teknis atau hal lain untuk selanjutnya akan kami sampaikan setelah instruksi Bupati Halus dikeluarkan, kendati proses belajar mengajar tatap muka diliburkan.
Para siswa diminta agar tetap belajar mandiri dirumah, begitu juga dengan dewan guru agar tetap aktif memberikan materi pelajaran via online.
"Meskipun kegiatan belajar untuk tatap muka di sekolah diliburkan, para siswa dan dewan guru diharapkan agar memanfaatkan momentum bulan ramadhan untuk meningkatkan ibadah, selain itu diminta agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah," sebutnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perkembangan-covid-di-gayo-lues-1.jpg)