Selasa, 5 Mei 2026

Kalah Bermain Futsal, Seorang Remaja Tega Bunuh Temannya

MRR yang kebetulan di kelompok pemenang berusaha menenangkannya, namun justru membuat IS gelap mata.

Tayang:
Editor: Imran Thayib
ANTARA/ Anisyah Rahmawati.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Polisi Ady Wibowo sedang menjelaskan kronologi pembunuhan remaja yang dipicu kalah bermain futsal, Kamis (22/04/2021). 

Sementara Alifah terjebak di dalam rumah sambil menangi dan berlari bersembunyi di belakang lemari rumah.

"Korban Ramlah yang sedang memasak dan mendengar teriakan langsung keluar dari dapur. Berawal dari sanalah tersangka yang masih memegang pisau langsung menghujamkan tikaman bertubi-tubi ke arah tubuh almarhumah Ramlah," ujar Iptu Sujono.

Upaya korban Ramlah yang dalam kondisi sekarat dan berusaha keluar menyelamatkan diri ke luar rumah.

Namun, tersangka yang sudah 'dikuasai syaitan' dan gelap mata terus mengejar guru ngaji tersebut.

Balita Ulis yang berada di dalam rumah pun luput dari maut hingga akhirnya anak bungsu pasangan Muliadi dan korban Ramlah berhasil diselamatkan Mahdanil alias Dek Gam (42) keponakan Muliadi yang tinggal tidak jauh dari rumah korban.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Polwan Polres Aceh Utara Tampil Dengan Pakaian Adat Saat Beri Pelayanan

Baca juga: Kisah Noraini yang Harus Mengganti Puasa Ramadhan Setelah Muazin Masjid Terlalu Cepat Azan Magrib

Baca juga: Tak Mampu Bayar Usai Bercinta, Pria Ini Tusuk PSK 14 Kali hingga Kritis, Mau Enak Tapi Tak Bermodal

Begitu juga dengan Fajar (10) anak laki-laki Ramlah, juga sedang tidak berada di rumah dan sedang bermain dengan teman-temannya di luar.

Sementara itu tersangka terus menghujamkan tikaman ke tubuh korban hingga almarhumah Ramlah tersungkur di depan rumahnya dengan kondisi darah bercucuran.

Warga yang melihat hal tersebut berusaha membantu melarikan korban ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA).

Namun, malang korban Ramlah mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Tersangka yang akhirnya dikepung warga dan masih memegang pisau, masih sempat-sempatnya mengancam warga," sebut Iptu Sujono.

Warga yang geram akhirnya berhasil menangkap tersangka jatuh dan sempat diamuk massa sebelum petugas tiba di lokasi.

"Tersangka langsung kita bawa ke Polsek Ulee Lheue dan di sana kita tahan," sebut Sujono.

Selepas magrib tadi, tersangka dibawa ke Polresta Banda Aceh dan ditahan di sana.

"Untuk motifnya sejauh ini belum kita ketahui dan masih kita dalami," pungkas Kapolsek Sujono.

Dikebumikan

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved