Breaking News:

Ingin Beasiswa PPG, Daftar di Website BPSDM Aceh , Hanya untuk Guru Kontrak dan Bakti

Selain dari usulan Dinas Pendidikan Aceh, pelamar program ini dapat mendaftar langsung secara mandiri di website BPSDM Aceh

Editor: bakri
For Serambinews.com
Kepala BPSDM Aceh, Syaridin MPd. 

BANDA ACEH - Kabar baik untuk guru yang berminat mengikuti Program Beasiswa Profesi Pendidikan Guru (PPG). Jika sebelumnya pengusulan itu hanya melalui Dinas Pendidikan Aceh, kini juga dibuka kesempatan untuk mendaftar langsung di website Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh. 

“Selain dari usulan Dinas Pendidikan Aceh, pelamar program ini dapat mendaftar langsung secara mandiri di website BPSDM Aceh. Tentu saja dengan ketentuan dan syarat yang sudah ditetapkan,” ujar Kepala BPSDM Aceh, Syaridin, kepada Serambi, Kamis (22/4/2021) siang. Kebijakan itu, menurutnya, dimaksudkan agar beasiswa tersebut terdistribusi kepada SDM yang kompeten dan memiliki track prestasi akademis yang mumpuni.

Adapun syarat program PPG, sebutnya, antara lain, diusulkan oleh Dinas Pendidikan Aceh, melampirkan KTP/KK, surat keterangan sehat dan bebas narkoba, SKCK, serta usia paling tinggi 40 tahun. Kemudian, melampirkan surat rekomendasi dari kepala sekolah dan merupakan guru kontrak atau bakti, bukan pegawai negeri sipil (PNS).

“Beasiswa PPG disediakan untuk guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan ekonomi di seluruh Aceh untuk jenjang SMA dan SMP,” rinci Syaridin seraya mengatakan, mulai hari ini link pendaftaran beasiswa program PPG akan dicantumkan di website BPSDM Aceh.

Program S1 aceh carong

Selain beasiswa program PPG, Syaridin juga menyampaikan, update informasi terkait beasiswa program S1 Aceh Carong bagi masyarakat kurang mampu dan korban konflik kerja ama PTN/PTS Aceh. Batas waktu pendaftaran program tersebut menyesuaikan dengan pengumuman kelulusan dari PTN/PTS di Aceh tempat pelamar mendaftar kuliah. Para pelamar dapat mendaftar di semua kampus yang ada di Aceh.

Terkait beasiswa program dokter spesialis. Syaridin meminta pemerintah kabupaten/kota agar tak hanya mengusulkan dua dokter kepada BPSDM Aceh. Namun, ia meminta jumlah yang diusul lebih dari dua orang. Sehingga, nantinya ada proses kompetensi dan seleksi.  "Dokter yang diusul ikut program beasiswa dokter spesialis ini harusyang bekerja pada RSUD, puskesmas, maupun fasilitas kesehatan lain di kabupaten/kota tersebut. Tidak boleh dokter yang bekerja di luar Aceh," tegas Syaridin.

Untuk beasiswa program S1 Tahfiz luar negeri, Syaridin menegaskan, proses pendaftaran dan seleksi program tersebut sudah selesai dilaksanakan atas kerja sama dengan Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, pada awal tahun lalu. Kini, penerima beasiswa itu sudah mulai mengikuti pendidikan di Kairo, Mesir. "Bagi yang ingin ikut program ini, bisa mendaftar kembali tahun depan," kata Syaridin.

Kepala BPSDM Aceh ini kembali mengajak masyarakat Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan untuk mengikuti seleksi program beasiswa yang diterbitkan Pemerintah Aceh. Tahun ini, sebutnya,  ada 2.120 kuota beasiswa dengan 21 macam program mulai dari jenjang diploma 1 hinggaS3. Pndaftaran, katanya, dibuka sejak 15 Maret lalu dan akan ditutup pada 30 April 2021 mendatang. Artinya, masih ada sisa waktu pendataran delapan hari lagi. 

"Sampai 20 April 2021, pendaftar program S2 dan S3 luar negeri masih sangat sedikit. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini untuk melanjutkan pendidikan dengan cara mendaftar di BPSDM," kata Syaridin. Informasi lebih lanjut lihat di website BPSDM Aceh: https://bpsdm.acehprov.go.id/berita/kategori/beasiswa/seleksi-calon-penerima-beasiswa-pemerintah-aceh-ta-2021. (jal)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved