Breaking News:

Internasional

Mesir Akan Berproduksi Vaksin Virus Corona, Bekerjasama dengan Perusahaan China

Perusahaan Induk Mesir untuk Produk Biologi dan Vaksin (Vacsera), dan perusahaan China Sinovac Biotech untuk biofarmasi sepakat memproduksi vaksin vir

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang petugas menarik vaksin Covid-19 dari dalam botol sebelum disuntikkan ke pasien virus Corona di Kairo, Mesir. 

SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Perusahaan Induk Mesir untuk Produk Biologi dan Vaksin (Vacsera), dan perusahaan China Sinovac Biotech untuk biofarmasi sepakat memproduksi vaksin virus Corona di Mesir.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencapaian kerjasama teknis di bidang vital ini.

Rencananya untuk memanfaatkan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan China Sinovac.

Satu perusahaan pemimpin dalam penelitian, pengembangan, produksi dan pemasaran sediaan farmasi, dan bertukar pengalaman untuk mendukung Vacsera, seorang spesialis dalam pembuatan vaksin di Mesir.

Baca juga: UEA Segera Berlakukan Pembatasan Pergerakan Penduduk, Penolak Suntikan Vaksin Covid-19

Dilansir AP, Kamis (22/4/2021), langkah tersebut diharapkan berkontribusi untuk membatasi penyebaran virus.

Kedua perjanjian tersebut ditandatangani oleh Heba Wali, kepala Vacsera dan wakil presiden Sinovac Biotech.

Kesepakatan pertama menyangkut teknologi pembuatan vaksin virus corona, kata Menteri Kesehatan Mesir Hala Zayed.

Berdasarkan kesepakatan ini, perusahaan China Sinovac memberi Vacsera lisensi terbatas untuk menggunakan teknologi manufaktur.

Baca juga: Israel Sepakati Pembelian Jutaan Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer

Termasuk pengetahuan teknis untuk tujuan pembuatan produk akhir lokal dari vaksin COVID-19, di lokasi produksi Vecsera di Mesir.

Sehingga, dapat menggunakan produk siap pakai dari vaksin yang diberikan oleh Sinovac.

Perjanjian ini juga menetapkan bahwa perusahaan China akan memberi Vacsera semua informasi teknis terkait vaksin dan memberikan bantuan teknis.

Ini termasuk memeriksa tempat pembuatan Vacsera, dan membuat produk akhir lokal menggunakan produk siap pakai yang disediakan oleh Sinovac.

Ini juga merupakan tambahan untuk menguji produk akhir lokal, metode manufaktur dan proses teknis yang digunakan.

Termasuk peralatan, perkakas atau mesin, perbaikan dan pemeliharaan fasilitas manufaktur Vacsera.

Manajemen mutu dan kendali mutu juga merupakan bagian dari proses ini.

Perjanjian kedua terkait dengan pembuatan lokal vaksin COVID-19, kata Zayed.

Dikatakan, akan memberikan izin kepada perusahaan China, Sinovac, untuk memberikan izin kepada Vacsera untuk mengisi ulang, mengemas.

Membuat produk akhir lokal dari vaksin COVID-19 di fasilitas Vacsera sendiri.

Baca juga: Dubai Izinkan Ibu Menyusui dan Hamil Disuntik Vaksin Covid-19

Vacsera telah mendapatkan persetujuan peraturan, teknologi manufaktur dan pengetahuan teknis untuk penggunaan produk siap-isi yang disediakan oleh Sinovac, Zayed menambahkan.

Perjanjian tersebut menetapkan bahwa Vacsera akan melengkapi fasilitasnya saat ini atau membangun, membangun dan melengkapi fasilitas baru untuk dijadikan fasilitas manufaktur.

Sistem manajemen kualitas yang efektif akan disiapkan untuk setiap langkah produksi.

Pabrikan lokal akan memenuhi persyaratan, spesifikasi, dan standar prosedur operasi Sinovac.

Sinovac akan memberikan dukungan teknis dan bantuan kepada Vacsera dalam membangun dan melengkapi fasilitas manufaktur untuk memenuhi standar yang disyaratkan.

Perjanjian tersebut juga menetapkan Sinovac siap atas permintaan Vacsera.

Untuk memberikan pelatihan yang diperlukan bagi karyawan Vacsera di fasilitas manufaktur di Mesir.

Atau juga di fasilitasnya sendiri di Beijing, mengenai pengemasan akhir dan operasi kontrol kualitas akhir.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved