Internasional
Rusia Mengumumkan Berakhirnya Latihan Perang di Ukraina, Seluruh Pasukan Akan Ditarik
Menteri Pertahanan Rusia menyatakan akan menarik seluruh pasukan dari perbatasan Ukrainan dan Krimea mulai 1 Mei 2021.
“Putin memiliki seni untuk menyatukan rakyat Ukraina dan melakukannya pada 2014 dan melakukannya lagi sekarang," jelasnya.
"Tentu saja kami mengharapkan peran yang lebih aktif," kata Arakhamia tentang tanggapan Biden.
"Tetapi kami menerima kenyataan AS tidak ingin membuat diskusi [dengan Putin] lebih keras, jadi mereka menunda kapal perang," ujarnya.
"Kami sedang mempertimbangkan ini sebagai bagian dari situasi geopolitik sekarang," katanya.
"Semua negara takut perang langsung dengan Rusia," lanjutnya.
"Kami memahami situasinya dan itu tugas kami untuk berdiri, tapi tentu saja kami ingin menerima bantuan sebanyak mungkin, baik secara politik maupun ekonomi dan militer," urainya.
Arakhamia memimpin koordinasi antara parlemen dan Zelensky mengenai persiapan militer.
Namun, niat Putin masih "sebuah misteri, sehingga Ukraina harus bersiap untuk bertahan melawan operasi Rusia di laut, dari Krimea dan Donbas di timur.
Karena mengetahui bahwa Rusia memiliki militer yang jauh lebih unggul.
Baca juga: NATO Peringatkan Rusia, Kremlin Terus Tambah Pasukan di Perbatasan Ukraina
"Jika Anda bertanya kepada orang-orang 15 tahun yang lalu, 10 tahun yang lalu, 'Apakah mungkin diskusi perang antara Rusia dan Ukraina dapat terjadi,' orang-orang akan menyebut Anda gila," tambahnya.
"Dan sekarang kami serius mempertimbangkan skenario ini dan bersiap untuk ini," lanjutnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasukan-rusia-di-ukraina.jpg)