KRI Nanggala 402 Hilang Kontak

Curhat Abang Kandung Irfan Suri, Putra Aceh di KRI Nanggala; Kami Tidur Sekamar, Baju Sering Sama

Akhyar Tarfi, abang kandung dari Letkol Irfan Suri, putra asli Aceh yang termasuk salah satu kru di kapal selam KRI Nanggala-402 hilang

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Dua abang kandung Irfan Suri, Akhyar Tarfi (kiri) dan Letkol Muhammad Ridha (kanan) menunjukkan foto Letkol Irfan Suri, putra asli Aceh yang termasuk salah satu kru di kapal selam KRI Nanggala-402, di kediaman mereka di Banda Aceh, Sabtu (24/4/2021). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Akhyar Tarfi, abang kandung dari Letkol Irfan Suri, putra asli Aceh yang termasuk salah satu kru di kapal selam KRI Nanggala-402 hilang.

Ia mencoba terus tegar saat dijumpai Serambinews.com, di kediamannya di Banda Aceh, Sabtu (24/4/2021).

Tak ada air mata yang jatuh, tak ada tangis yang terseduh-seduh.

Namun, dari bola matanya tampak, Akhyar seperti sedang menahan rasa pilu.

Karena adik kandungnya hingga Sabtu (24/4/2021) hari ini tak diketahui nasibnya bersama kapal selam KRI Nanggala 402 yang tak diketahui Samuderanya.

"Tentu kami terus berdoa. Kita memang sangat terkejut mendengar kabar ini.

Dan kita berharap di bulan yang mulia ini seluruh masyarakat Indonesia menyedekahkan doa agar adik kami dan kru lainnya ditemukan dan tim yang sedang melakukan pencarian juga selamat," katanya.

Baca juga: Putra Aceh Alumni SMA Mosa, Letkol Laut (E) Irfan Suri Berada di KRI Nanggala 402

Kepada Serambinews.com, Akhyar Tarfi mencoba memperlihatkan foto-foto adiknya. Ia memperlihatkan foto keluarga.

Hari terus berlalu jam pun terus berpacu sejak kapal yang membawa adik kandungnya bersama 52 kru lainnya itu dilaporkan hilang pada Rabu 21 April 2021 lalu.

Saban hari, Akhyar dan keluarga terus memanjat doa, mereka berharap ada berkah dan mukjizat yang terjadi di bulan Ramadhan penuh mulia ini.

Agar adik kandung Akhyar Tarfi dan kru lainnya ditemukan, selamat, sehat seperti sedia kala.

Dalam wawancara dengan Serambinews.com, Akhyar menceritakan sosok adiknya itu.

Letkol Irfan Suri merupakan anak ke enam dari tujuh bersaudara.

"Kebetulan saya di atasnya yang ke lima. Jadi secara hubungan saya lebih dekat dengan Irfan Suri," kata Akhyar.

Baca juga: KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam, Tumpahan Minyak, Serpihan dan Barang Ini Jadi Petunjuk

Didampingi abangnya Letkol Muhammad Ridha ST MT (anak ke tiga), Akhyar bercerita banyak tentang Irfan Suri.

Lantas bagaimana Sosok Irfan Suri di mata keluarga, khususnya Akhyar selaku abangnya?

Menurut Akhyar, Irfan Suri adalah sosok pendiam dalam keluarga besar mereka. Ia bukan orang yang suka banyak bicara.

"Irfan orangnya supel, tenang, tidak banyak bicara, banyak diam. Tapi yang paling kuat karakter itu dia. Dia berkomitmen tinggi dalam menyelesaikan tugas-tugasnnya," kata dia.

Karena itulah, selama ini Irfan bisa disebut punya prestasi baik di kesatuan dan mendapatkan banyak kepercayaan.

"Kalau tidak salah sempat menjadi aspri Kasal dan selama ini diberi amanah sebagai orang yang menangani bidang perlengkapan dan persenjataan," katanya.

Baca juga: KSAL Sebut KRI Nanggala 402 Tenggelam Bukan karena Ledakan

Akhyar sendiri banyak menyimpan memori dengan Irfan Suri karena kedekatan keduanya yang juga disebabkan perbedaan umur hanya dua tahun.

Bahkan katanya, waktu kecil ayah mereka sering membelikan baju yang sama kepada Akhyar dan Irfan.

"Saya selisih dua tahun dan dari segi fisik kami punya kemiripan, baik wajah maupun postur badan.

Kami sering dibelikan pakaian yang sama makanya orang-orang kadang tertukar saat melihat kami berdua, saya dipanggil Irfan, Irfan dipanggil Akhyar," katanya.

Akhyar juga mengaku saat kecil keduanya sering bersama ketimbang abang dan kakak yang lain.

Bahkan mereka sering tidur sekamar berdua, pergi sekolah berdua, dan ke mana saja berdua.

"Naik sepeda bersama, kami memang sering bersama. Jadi pastilah suka dukanya banyak," ujar Irfan.

Akhyar dan Irfan bersama abang dan kakaknya tumbuh dalam didikan keluarga yang cukup baik oleh keduanya orang tuanya.

Baca juga: KRI Nanggala-402 Tenggelam di Kedalaman 850 Meter, Begini Hancurnya Kapal Selam saat Karam 900 M

Mereka menempuh pendidikan tinggi dan berhasil dalam karier masing-masing.

Keinginan Irfan menjadi prajurit sudah tertanam sejak lama saat dia masih duduk di bangku sekolah SD.

Apalagi hal itu didukung oleh abangnya, Letkol Muhammad Ridha yang telah duluan berseragam TNI.

"Dia dari kecil sudah suka, karena teman saya itu Angkatan Laut, sering main ke rumah. Jadi sering dia lihat dan tertarik," kata Muhammad Ridha.

Irfan menempuh pendidikan sejak TK di Lhokseumawe, kemudian SD 50 Banda Aceh, lalu SMP 3 Banda Aceh, terakhir SMA Modal Bangsa, Aceh Besar. Selanjutnya dia lulus Akabri dan menjadi prajurit TNI AL.

Irfan Suri juga merupakan ayah yang baik bagi anak-anaknya.

Menurut Akhyar, Irfan menikah pada 2007 dan dikaruniai 3 anak, 1 putri dan dua putra.

"Tentu kita semua berharap adik kami dan seluruh kru selamat dan semoga semuanya bisa kembali ke keluarga seperti sediakala," ujar Akhyar Tarfi.

Baca juga: Posting di IG, Begini Doa Seorang Pimpinan Pesantren di Lhokseumawe untuk Kru KRI Nanggala-402

Irfan Suri merupakan anak dari M Hasan Yacob (mantan Kepala SMA Modal Bangsa) dan akmarhumah Rohani.

Letkol Irfan dan seluruh abang, kakak, adiknya merupakan putra-putri Aceh berpendidikan tinggi dan sukses meniti karier seperti orang tuanya.

Mereka bertujuh, drh Haris Raihan, Linda Sp, Letkol Muhammad Ridha ST MT (Kasrem 011/Lilawangsa), Salsabila SP MP, Akhyar Tarfi SST MH, Letkol Irfan Suri SH MSi, dan terakhir dr Zulfa Zahara SpKj. (*)

Baca juga: Foto Mahasiswi Tanpa Busana Disebar, Pelaku Ngaku Cemburu Mantan Kekasihnya Pacaran Dengan Pria Lain

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved