Ramadhan Mubarak
Ramadhan dan Pengendalian diri
SUDAH sepantasnya kita bersyukur ke hadhirat Allah Swt, bahwa di tengah pandemi yang masih melanda, dengan izin-Nya, kita masih memiliki kesempatan
Lewat pembiasaan pengendalian diri juga, puasa mampu menghindarkan seseorang dari jebakan kehidupan duniawi baik yang berkaitan dengan position (posisi) yang dimiliki seperti jabatan, peran dan beragam atribut sosial-politik lain, begitu dalam bentuk relation (relasi), keluarga, anak dan istri/suami, kekerabatan, jejaring dan modal sosial lainnya, maupun possession (kepemilikan) harta benda dan materil yang ada.
Dalam konteks ini juga, ibadah puasa secara tidak langsung melatih kita supaya fokus pada tujuan utama penciptaan manusia yaitu untuk beribadah kepada-Nya, dan tidak terjerumus dalam jebakan kemewahan duniawi. Saat kita tamak kita ingin menguasai semuanya bahkan dunia beserta segala seisinya, dan biasanya tidak pernah ada kata puas atau cukup untuk itu.
Namun sebaliknya, ketika kita bertakwa maka kita akan fokus pada kemampuan menguasai diri sendiri untuk melaksanakan perintah Allah Swt dan meninggalkan larangan-Nya. Wallahu a'lam bisshawab
* Penulis adalah Akademisi Universita Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Email: ekasrimulyani@ar-raniry
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/prof-eka-srimulyani-phd.jpg)