Breaking News:

Berita Pidie Jaya

30 Anak Yatim di Pidie Jaya di Khitan dan Dapat Santunan

Komunitas Peduli Anak Yatim dan Duafa (KPAYD) Pidie Jaya (Pijay) Rabu (28/4/2021)  mengkhitan 30 anak yatim dari delapan kecamatan

Penulis: Idris Ismail
Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Koordinator KPAYD Pidie Jaya, Bripka Jhonny Rahmad Saputra SH (kiri) mempersiapkan salah satu dari 30 anak yatim yang hendak di khitan, Rabu (27/4/2021) 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Komunitas Peduli Anak Yatim dan Duafa (KPAYD) Pidie Jaya (Pijay) Rabu (28/4/2021)  mengkhitan 30 anak yatim dari delapan kecamatan yang dipusatkan di Apotik Meurasi, Meureudu.

Koordinator KPAYD Pijay, Bripka Jhonny Rahmad Saputra kepada Serambinews.com, Rabu (28/4/2021) mengatakan, kegiatan khitan atau sunatan ini digagas setelah terjaring sebanyak 30 anak dari kalangan kurang mampu atau miskin dari delqpan kecamatan di Pijay.

"Mereka dikhitan sekaligus sebelumnya di tepung tawari serta di berikan santunan berupa uang tunai dan kain sarung guna memotivasi semangat kebersamaan anak yatim terutama di bulan suci Ramadhan ini," sebutnya.

Baca juga: Ular Piton Raksasa yang Ditangkap Warga Sudah Dikuburkan, Mati Setelah Mangsa Kambing

Adapun sumber dana dari kegiatan tersebut, yaitu sejak sebelum dan berjalan Ramadhan telah dilakukan penggalangan dari para donatur dengan berbagai latar belakang status sosial baik pengusaha, TNI/Polri, pemerintahan, hingga para legeslatif.

Selain itu juga, pihaknya juga turut melibatkan kalangan dari tim Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kabupaten setempat yang langsung dipimpin oleh dr Andri SpB yaitu selaku ketua IDI setempat. 

Baca juga: Ungkap Kasus Narkoba, Polda dan Mabes Polri Sita 2,5 Ton Sabu di Aceh

Menurut Jhonny kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan pada setiap bulan Ramadhan guna membantu masyarakat dari kalangan kaum duafa.

"Saya berharap agar program yang memiliki akses saling berbagi ini tetap terus berjalan sepanjang hayat demi meringankan beban warga miskin," ungkapnya. (*)

Baca juga: Keuchik Pertanyakan Status Hukum Kasus OTT LSM dan Oknum Polisi Pada Tahun 2019

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved