Breaking News:

Berita Aceh Barat

Keuchik Pertanyakan Status Hukum Kasus OTT LSM dan Oknum Polisi Pada Tahun 2019

Keuchik di Aceh Barat mempertanyakan status hukum terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum dua anggota LSM SIAP, dan oknum polisi

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Kejaksaan Negeri Aceh Barat melaksanakan sosialisasi Jaksa Pengacara Negara di Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu (28/4/2021) yang berlangsung di Aula Kantor Camat setempat di Meulaboh 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOHKeuchik di Aceh Barat mempertanyakan status hukum terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum dua anggota LSM SIAP, dan oknum polisi.

Kasus tersebut terjadi pada Rabu (19/6/2019) lalu di Hotel Meuligoe, Meulaboh.

Penangkapan tersebut terjadi ketika para keuchik mengumpulkan biaya untuk kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap aparatur gampong.

Dari desa masing-masing sebesar Rp 20 juta rupiah.

Dimana setiap desa diikuti oleh dua orang, yakni Keuchik dan bendahara.

“Kami ingin tau bagaimana status hukum kasus OTT yang terjadi pada 2019 silam.

Sudah sampai dimana kasus tersebut, dan bagaimana nasib uang kami Rp 20 juta itu yang sudah disita,” ungkap Keuchik Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Sofyan Rasyid.

Hal itu disampaikannya di hadapan Jaksa, Rabu (28/4/2021) pada acara sosialisasi Jaksa Pengacara Negara di Aula Kantor Camat Johan Pahlawan.

Baca juga: Tim Supervisi Polda Aceh Tinjau 4 Titik Lokasi Rawan Banjir dan Longsor di Lhokseumawe

Menurutnya, para keuchik merasa khawatir lantaran dalam waktu dekat akan ada pemeriksaan dari inspektorat.

Halaman
12
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved