Jadi Korban KRI Nanggala 402, Kopda Eta Datangi Ibunda Lewat Mimpi: Pulang Basah Kuyup
Kopda Eta Kharisma Dwi Bintarani Rusli menjadi salah satu awak kapal yang gugur setelah Kapal Selam KRI Nanggala 402 tenggelam
Semula ia mengira anaknya tak berminat menjadi militer langsung menerima tawaran pertama bapaknya agar Kopda Eta Kharisma Dwi Bintarani Rusli mendaftar TNI-AL
"Saya suruh daftar TNI langsung mau, waktu itu tahun 2009 dia diterima terus tugas pertama di kapal perang," kenangnya.
Setelah resmi bergabung pada kesatuan TNI-AL, Bachtiar sering berpisah lama dengan sang anak.
Bachtiar memilih menikmati masa pensiun di Lampung sedangkan Kharisma tinggal di Probolinggo, kota istrinya berasal.
Baca juga: Indonesia Berencana Angkat KRI Nanggala-402, Pakar Kapal Selam Australia: Menyulitkan
Hingga akhirnya sekitar 7 bulan lalu adalah momen mereka berdua bertemu lama setelah keduanya menjalani hidup masing-masing di kota berbeda.
"Anak saya kan baru beli rumah baru di Kota Probolinggo terus saya disuruh tinggal hampir sebulan lah," ujarnya.
Singkat cerita, Bachtiar menemui waktu di mana dia harus kembali ke Lampung sedangkan Kharisma menjalani rutinitas sebagai seorang prajurit.
Bachtiar mengaku, setiap kali anaknya berangkat berlayar tidak sering berpamitan.
Hingga akhirnya pada 19 April 2021 lalu Kharisma mengirim pesan kepadanya.
Pesan itu isinya Kharisma meminta doa restu orang tua agar sukses menjalankan misi latihan penembakan rudal.
"Gak biasanya anak ini pamit, waktu itu hanya saya balas hati-hati semoga sukses," ungkapnya.
Bachtiar sendiri mengaku setelah menerima pesan dari anakanya tidak mendapat firasat apapun.
Hanya saja, kata Bachtiar, sebelum Kapal Selam KRI Nanggala 402 dinyatakan black out atau hilang kontak istrinya bermimpi Kharisma pulang dalam keadaan basah kuyup.
"Waktu ibunya cerita mimpi itu saya cuma bilang mungkin hanya bunga tidur gak tahunya itu sudah firasat," pungkasnya.
Gerakan Patungan Beli Kapal Selam Pengganti Nanggala-402
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kri-nanggala-402-kapal-selam-tni-angkatan-laut.jpg)