Breaking News:

Berita Subulussalam

Kejati Aceh Usut Dugaan Penyimpangan Program PSR Kota Subulussalam, Sebagian Sudah Penyidikan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh dilaporkan sedang melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan program peremajaan sawit rakyat (PSR) Kota Subulussalam

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
HAMPARAN lahan kelapa sawit yang dikerjakan melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kota Subulussalam 

Saking banyaknya masalah, Netap pun mendukung upaya Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas PSR di Kota Subulussalam.

Netap Ginting yang juga mantan Ketua Komisi B DPRK Subulussalam periode 2009-2014 mengungkap berbagai masalah yang menggelayut terkait program PSR di Subulussalam mencapai 2.356 hektare.

Baca juga: Tiga Tersangka Kasus Korupsi Karantina Hafiz di Galus Ditahan, Begini Peran Masing-masing Pelaku

Masalah yang diungkap Netap meliputi pekerjaan yang dia sinyalir tidak sesuai RAB, semisalnya seharusnya pekerjan itu tumbang, chimpping,  bajak dan garu.

Karenanya, Netap mendukung langkah Kejaksaan Tinggi Aceh melakukan pengusutan dugaan penyimpangan dan korupsi dalam program PSR di Kota Subulussalam.

Pengusutan tersebut menurut Netap penting dalam rangka menyelamatkan uang negara secepat mungkin serta para petani di daerah ini.

Baca juga: Berkembang Pesat di Tengah Pandemi, Menko Airlangga: UMKM Digital Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

Pasalnya, jika terjadi penyimpangan semisal benih yang bermasalah dampaknya sangat luar biasa terhadap masa depan petani belasan tahun mendatang.

Netap pun meminta pihak Kejati Aceh segara meningkatkan kasus PSR Kota Subulussalam ke penyidikan dan jika sudah berharap pula ditetapkan tersangka dalam kasus ini.

“Kami mengapresiasi pihak Kejati Aceh yang mengusut kasus PSR di Kota Subulussalam.

Selaku ketua Apkasindo Kota Subulussalam mendukung kejaksaan segera menuntaskan dengan menetapkan tersangka,” tegas Netap. (*)

Baca juga: Empat Rohingya di Lhokseumawe tak Dipindahkan ke Medan Sumatera Utara, ini Sebabnya 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved