Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Kemenag Pidie Jaya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1442 H

Kankemenag  Pidie Jaya bersama lintas Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) menetapkan besaran kadar zakat fitrah

Penulis: Idris Ismail
Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Kemenag Pidie Jaya, Ahmad Yani SPd (kiri) memimpin rapat koordinasi penetapan zakat fitrah Ramadhan 1442 H di ruang kantor Kemenag Pidie Jaya, Rabu (28/4/2021) 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag)  Pidie Jaya (Pijay) bersama lintas Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) menetapkan besaran kadar zakat fitrah yang wajib dikeluarkan oleh setiap warga sebelum tiba pelaksanaan hari raya Idul Fitri.

Kepala Kankenag Pidie Jaya, Ahmad Yani SPd kepada Serambinews.com, Rabu (28/4/2021) mengatakan, telah menyepakati besaran zakat fitrah bagi setiap jiwa atau warga di 222 gampong di Pidie Jaya dengan kadar, yaitu beras 2,8 Kg

Ini hasil keputusan rapat koordinasi dengan lintas SKPK baik Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Dinas Syariat Islam (DSI), Mahkamah Syariah (MS), Bagian Keistimewaan Setdakab serta sejumlah kepala seksi dalam lingkup jajaran Kemenag

Baca juga: Harga TBS di Subulussalam Masih Bertahan di Bawah Rp 2.000

"Zakat fitrah yang dikeluarkan itu berupa jenis beras yang dikonsumsi dengan kwalitas lebih baik oleh keluarga muzakki," sebutnya.

Dalam kesepakatan itu juga diputuskan bahwa rentang waktu penyerahan kewajiban terhadap zakat tersebut mulai 7 sampai 12 Mei atau persis bertepatan pada 25 sampai 30 Ramadhan 1442 H.

Adapun penyaluran kepada penerima dilakukan oleh pihak panitia zakat di setiap kepengurusan Amil Zakat (panitia) di masing-masing gampong hingga pada malam lebaram Idul Fitri. 

Baca juga: Tim Supervisi Polda Aceh Tinjau 4 Titik Lokasi Rawan Banjir dan Longsor di Lhokseumawe

Penyaluran zakat penyuci jiwa ini lebih difokuskan terhadap Fakir dan Miskin hal ini dimaksudkan agar pada setiap perayaan hari kemenangan (Idul Fitri) tidak ada satupun jiwa yang luput dari kelaparan.

"Ini menjadi esensi seutuhnya terhadap penyaluran zakat fitrah yang mesti dipahami secara bersama-sama,"jelasnya. (*)

Baca juga: Kejati Aceh Usut Dugaan Penyimpangan Program PSR Kota Subulussalam, Sebagian Sudah Penyidikan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved