Breaking News:

Berita Subulussalam

Harga TBS di Subulussalam Masih Bertahan di Bawah Rp 2.000

Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kota Subulusalam hingga kini masih bertahan di bawah Rp 2.000 per kilogram

SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
TANDAN Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit milik petani di Kota Subulussalam dalam proses untuk dimuat ke truk pengangkutan 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kota Subulusalam hingga kini masih bertahan di bawah Rp 2.000 per kilogram.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Perjuangan Kota Subulussalam, Subangun Berutu kepada Serambinews.com, Rabu (28/4/2021) mengatakan jika harga tersebut tidak layak dan diduga adanya permainan pihak pabrik.

Subangun pun merilis harga TBS kelapa sawit pada empat Pabrk Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di Kota Subulussalam.

Di PMKS PT Samudera Sawit Nabati (SSN) harga TBS Rp 1.870 perkilogram tidak ada kenaikan sejak 22 April lalu.

Baca juga: Kejati Aceh Usut Dugaan Penyimpangan Program PSR Kota Subulussalam, Sebagian Sudah Penyidikan

Sementara di PMKS PT Bangun Sempurna Lestari (BSL) Rp  1.860 per kilogram, atau terjadi kenaikan Rp 20.

Kemudian di PMKS PT Bumi Daya Agrotamas seharga Rp 1.895 perkiloram atau naik Rp 30 per kilogram.

Harga tertinggi hanya di PMKS PT Global Sawit Semesta (GSS) yakni Rp 1.990 perkilogram naik Rp 60 perkilogram sejak 27-28 April.

Harga CPO Kpbn Per 23= Rp 11.378, PK 8.180,CKG  900.

Baca juga: Tim Supervisi Polda Aceh Tinjau 4 Titik Lokasi Rawan Banjir dan Longsor di Lhokseumawe

Subangun menduga adanya permainan jahat pihak pabrik dalam memainkan harga TBS petani di Kota Subulussalam.

Pasalnya, di Sumatera Utara harga TBS dilaporkan mencapai Rp 2.400 per kilogram. Sehingga dengan harga di bawah Rp 2.000 di Kota Subulussalam ada dugaan permainan pihak pabrik.

Subangun yang juga pengurus teras Apkasindo Perjuangan Aceh menyatakan adanya pemblokiran harga TBS petani di Aceh.

“Sebab di bulan Maret harga CPO 10.090 dan TBS juga dihargai di bawah Rp 2.000. Sejatinya, dengan harga CPO sekarang maka TBS naik menjadi Rp 2.400,” kata Subangun.

Atas kondisi ini Subangun menilai adanya perbuatan jahat  pabrik dan mufakat memblokir harga TBS di bulan ramadhan ini. (*)

Baca juga: Pemerintah Kota Sabang Raih WTP Ke-9 Kalinya Secara Berturut-turut

Penulis: Khalidin
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved