Rabu, 8 April 2026

Luar Negeri

Tembakan Polisi Tembus Tengkorak dan Otak Pria Kulit Hitam, Ditembak Lima Kali

Penangkapan ini terjadi di North Carolina, Amerika Serikat, Rabu (21/4/2021) ia ditembak lima kali, terang anggota keluarga Brown kepada awak media.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
Anadolu Agency
Tembakan Polisi Tembus Tengkorak dan Otak Pria Kulit Hitam, Ditembak Lima Kali 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Andrew Brown Jr ditembak lima kali dalam upaya penangkapan oleh pihak keamanan, terkait kepemilikan narkoba

Penangkapan ini terjadi di North Carolina, Amerika Serikat, Rabu (21/4/2021) ia ditembak lima kali, terang anggota keluarga Brown kepada awak media, Selasa (28/4/2021).

Namun, penangkapan oleh pihak berwajib mendapat pertanyaan dari berbagai pihak. 

Karena disebut menggunakan kekuatan berlebihan sehingga Brown meninggal terkena tembakan. 

Melansir dari NBC News, Rabu (28/4/2021) hasil otopsi menyimpulkan bahwa Brown (42) tewas karena peluru yang menyasar di belakang kepalanya.

Kerabat Brown mempertanyakan mengapa pihak berwajib di Pasquotank menggunakan kekuatan berlebihan dan mematikan saat melakukan penangkapan atas kejahatan narkoba.

Baca juga: Buah Delima Berisi Narkoba dari Suriah, Bukan dari Lebanon, Minta Arab Saudi Cabut Larangan Impor

Pihak keluarga juga meminta ahli patologi forensik Dr Brent Hall, untuk melakukan pemeriksaan pada jasad Brown dan ditemukan, bahwa Brown ditembak empat kali, di lengan kanan dan sekali tepat di belakang kepalanya.

Peluru di kepala ditembakkan dari jarak menengah dan menembus tengkorak dan otak Brown, menurut Hall, yang berbasis di Boone, North Carolina.

Wayne Kendall pengacara keluarga Brown, mengatakan pada konferensi pers, kliennya mengalami luka fatal di bagian belakang kepala.

Brown sempat mencoba menghindari tembakan penegak hukum khusus.

Laporan Hall mengkonfirmasi temuan dari sertifikat kematian negara yang menunjukkan, bahwa Brown ditembak lima kali: sekali di kepalanya, sekali di bahu kanannya, dua kali di lengan kanan atas dan sekali lagi di siku kanannya.

Baca juga: Warga Lihat Pria Berjubah Hitam Berubah Wujud Jadi Babi Ngepet, Jimat Terlepas Sebelum Dipenggal

Khalil Ferebee, putra Brown, mengatakan temuan itu menunjukkan ayahnya tidak menimbulkan ancaman bagi para petugas, sehingga petugas tidak perlu menggunakan kekuatan mematikan.

"Tembakan ke lengan itu, itu tidak cukup? Itu tidak cukup?" dia berkata.

"Jelas dia mencoba kabur. Sudah jelas, dan mereka akan menembaknya di belakang kepala? Itu tidak benar. Itu sama sekali tidak benar, Bung," katanya.

Pengacara keluarga lainnya, Penjual Bakari, mengatakan dia yakin luka Brown menunjukkan bahwa dia bukanlah ancaman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved