Breaking News:

Internasional

Jeddah Akan Tindak Tegas Petugas Kesehatan, Jika Tolak Vaksin Covid-19

Direktorat Kesehatan di Jeddah, Arab Saudi berjanji akan menindak tegas petugas kesehatan yang menolak divaksinasi virus Corona.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Petugas kesehatan mencatatkan diri untuk mendapatkan vaksin Covid-19 di Jeddah, Arab Saudi 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Direktorat Kesehatan di Jeddah, Arab Saudi berjanji akan menindak tegas petugas kesehatan yang menolak divaksinasi virus Corona.

Mereka akan ditujuk ke Komite Pelanggaran Profesi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dilansir SPA, Kamis (29/4/2021) surat edaran telah dikeluarkan oleh Kepala Direktorat Kesehatan, bahwa setiap petugas kesehatan penolak Vaksin Covid-19 akan ditindak tegas.

Dengan alasan keputusan itu, karena jumlah vaksinasi Covid-19 yang buruk di antara petugas kesehatan di seluruh gubernur.

Surat edaran tersebut melanjutkan dengan menyatakan bahwa meskipun mereka yang memiliki alasan medis untuk tidak menggunakan vaksin akan dibebastugaskan.

Baca juga: Arab Saudi Imbau Warga Beli Kebutuhan Idul Fitri di Luar Jam Sibuk

Vaksin tersebut wajib untuk semua petugas kesehatan Jeddah lainnya.

Direktorat tersebut menegaskan bahwa pengambilan vaksin adalah kewajiban masyarakat, dan perlu untuk mengekang penyebaran virus.

Ini juga meyakinkan warga bahwa pengambilan vaksin tersebut sejalan dengan semua peraturan.

Keputusan tersebut diambil pada saat yang genting, dengan jumlah kasus harian secara resmi naik melewati angka empat digit.

Baca juga: Buah Delima Berisi Narkoba dari Suriah, Bukan dari Lebanon, Minta Arab Saudi Cabut Larangan Impor

Kementerian Kesehatan terus mendesak warga untuk mendaftar vaksin, yang tersedia untuk warga Saudi dan penduduk secara gratis.

Janji untuk divaksinasi dapat dilakukan melalui aplikasi yang ditunjuk Kemenkes, Sehhaty, serta janji untuk diuji virusnya.

Sementara itu, klinik kesehatan yang didirikan oleh Kementerian Kesehatan sebagai pusat pengujian.

Atau pusat perawatan telah membantu ratusan ribu orang di seluruh Kerajaan sejak pandemi dimulai.

Baca juga: Arab Saudi Larang Pertemuan Besar Selama Ramadhan

Di antara pusat pengujian tersebut adalah pusat Taakad (pastikan) dan klinik Tetamman (yakinlah).

Pusat Taakad menyediakan pengujian COVID-19 bagi mereka yang tidak menunjukkan gejala atau gejala ringan atau yakin mereka pernah mengalami gejala.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved