Breaking News:

Berita Langsa

FPA Dukung Langkah Tegas Toke Seum Akan Copot Kepala OPD Terindikasi UrinenyaPositif Ganja

"Kita sangat mendukung langkah tegas Wali Kota Langsa yang akan mencopot jabatan kepala OPD jika terbukti mengonsumsi narkotika," ujar Ketua FPA.

For Serambinews.com
Ketua FPA, Sayed Alatas. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Forum Pemuda Aceh atau FPA mendukung tindakan tegas Wali Kota Langsa, Usman Abdullah atau Toke Seum yang akan mencopot kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terindikasi mengonsumsi narkotika jenis ganja

"Kita sangat mendukung langkah tegas Wali Kota Langsa yang akan mencopot jabatan kepala OPD jika terbukti mengonsumsi narkotika," ujar Ketua FPA, Sayed Alatas, Sabtu (1/4/2021). 

Seperti diketahui, hasil tes urine yang dilakukan Pemko Langsa bekerja sama dengan BNNK Langsa, Kamis (29/4/2021), melahirkan hasil mengejutkan di mana ada kepala OPD terindikasi positif narkotika jenis ganja.

Keterangan hasil tes urine itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Langsa, Ir Said Mahdum Masjid, sehari setelah tes urine tersebut dilaksanakan.

Dikatakan Sayed, tes urine yang diinstruksikan oleh Wali Kota Langsa secara dadakan usai dilakukan evaluasi kinerja 42 kepala OPFD lingkungan Pemko Langsa itu, sangat baik dan pantas diberi apresiasi. 

Baca juga: Lepas Jabatan Menristek RI, Bambang Brodjonegoro Kini Dipercaya Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Baca juga: Disebut Mirip Baby Sitter, Begini Jawaban Kocak Putri Anne, Singkat tapi Bikin Skakmat

Baca juga: Hari Ini, May Day 2021, Begini Sejarah Hari Buruh dan Tuntutan Buruh di Indonesia Tahun Ini

Maka, tegas dia, jika ada kepala OPD selaku pemimpin di satu organisasi pemerintahan terbukti mengonsumsi barang haram atau narkoba, maka harus ditindak tegas.

“Tidak ada kata lain selain tindakan tegas yang harus diambil oleh pimpinannya yaitu Wali Kota,” tukas Sayed.

“Karena seharusnya kepala OPD adalah orang yang menjadi contoh kepada bawahannya untuk menaati segala aturan negara dan berkelakuan baik,” papar dia.

Bukan sebaliknya, ia sebagai kepala OPD dengan sengaja melanggar aturan tersebut. Apalagi negara telah menetapkan narkoba sebagai musuh bersama yang harus diberantas.

"Kita tahu penyalahgunaan narkoba berefek negatif pada pemakainya karena bisa menghilangkan akal sehat dan karakter pada si pemakai," terangnya. 

Baca juga: Kecelakaan Lagi, Pembalap Repsol Honda Marc Marquez Dibawa ke Rumah Sakit

Baca juga: Ketua Komisi V DPRA Ungkap Penyebab Tuntutan Buruh Sering Kandas, Ternyata Gara-gara Ini

Baca juga: Selain Tenaga Medis, Ini Profesi Hampir Tak Mengenal Hari Libur, Termasuk Saat Lebaran

Sayed Alatas berharap, dalam waktu dekat ini Wali Kota segara mengambil tindakan tegas terhadap kepala OPD yang terlibat penyalahguna narkotika itu. 

“Namun, kepada kepala OPD yang bersangkutan juga harus dilakukan pembinaan supaya ia bisa keluar dari lingkaran narkotika tersebut,” tandasnya. 

Seperti diketahui, satu orang kepala OPD di lingkungan Pemko Langsa, terindikasi positif mengonsumsi narkoba setelah ditest urine.

Test urine ini dilakukan dadakan Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, SE alias Toke Seum bersama BNN Kota Langsa, usai ravat evaluasi kinerja 42 OPD atau dinas dan badan, di aula Cakdon Langsa, Kamis (29/4/2021).(*)

Penulis: Zubir
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved