Berita Aceh Barat

Meresahkan, Keluarga Pasien Mengaku Kehilangan Emas dan Uang di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh

Salah satu keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cut Nyak Dhien Meulaboh dilaporkan kehilangan emas sebanyak 7 mayam dan uang tunai...

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com
Gedung RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat 

Salah satu keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cut Nyak Dhien Meulaboh dilaporkan kehilangan emas sebanyak 7 mayam dan uang tunai sekitar Rp 5 juta rupiah yang disimpan dalam tas milik korban.

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Salah satu keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cut Nyak Dhien Meulaboh dilaporkan kehilangan emas sebanyak 7 mayam dan uang tunai sekitar Rp 5 juta rupiah yang disimpan dalam tas milik korban.

Tas pribadi milik korban dimana didalamnya tersimpan ATM, KTP, buku bank, dan surat-surat penting lainnya dibawa kabur semua oleh pelaku pencurian.

Kejadian itu terjadi pada Rabu (28/4/2021) dini hari di kamar tempat pasien dirawat.

“Hilangnya tas yang berisi uang dan emas dan surat-surat penting lainya setelah Shalat Subuh,” kata Angga, anak korban pasien RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, kepada Serambinews.com, Kamis (29/4/2021).

Dikatakan Angga, bahwa emas sebanyak 7 mayam itu berupa gelang milik ibunya Nurhabibah (58), yang sedang menjaga Zil Afwilsyah (68) yang merupakan ayah dari Angga yang menderita penyakit prostat.

Ia berharap, bahwa tas milik ibunya yang hilang tersebut bisa ditemukan dan dikembalikan lagi.

Baca juga: HASIL FP3 MotoGP Spanyol 2021 Hari Ini - Nakagami Tercepat, Marc Marquez Alami Big Crash

Lebih Lanjut, Angga berharap kepada pihak rumah sakit hendaknya bisa meminimalisir maling di rumah sakit tersebut.

Dengan harapan jangan terjadi lagi kejadian yang sama ke depan, karena cukup meresahkan keluarga pasien.

“Jika masalah pencurian ini terus terjadi, maka tentu akan sangat meresahkan para keluarga pasien yang datang ke rumah sakit tersebut. Sehingga kita berharap barang kami yang dicuri itu hendaknya bisa ditemukan kembali,” harap Angga.

Dikatakannya, para pasien sangat berharap pihak rumah sakit memberikan kenyamanan kepada para pasien.

Sehingga, kedepan jangan terjadi lagi masalah tersebut.

Sebab jika masalah tersebut berdampak pada orang yang kurang mampu atau uang yang pas-pasan, tentu akan sangat disayangkan jika musibah itu terjadi.

Disebutkan, pihaknya mengaku masalah tersebut telah dilaporkan kepada pihak rumah sakit.

Terkait dengan pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut, kini pasien telah dirujuk ke RUDZA Banda Aceh untuk pengobatan lebih lanjut.

Baca juga: Langsa Hari Ini Tambah 7 Kasus Baru Covid-19, Total Sudah 27 Orang

Sementara itu, Humas RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Susi Maul Husna membenarkan ada pasien yang melaporkan soal kehilangan di kepada pihak rumah sakit.

Laporan tersebut, terkait kehilangan emas dan uang di dalam tas.

Akan tetapi, sejauh ini pihak rumah sakit belum bisa memastikan, apakah barang tersebut hilang atau dicuri oleh tak dikenal.

“Betul ada yang mengadukan kehilangan, tapi apakah dicuri saya nggak bisa jawab, karena tidak ada saksi,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah barang pasien yang telah hilang tersebut, menurutnya belum diketahui dimana keberadaannya hingga saat ini.

“Sepengetahuan saya belum ditemukan barang yang hilang tersebut, hingga kemarin,” jelas Susi. (*)

Baca juga: Pasien Gangguan Jiwa di RSJ akan Segera Miliki E-KTP,  Disdukcapil Banda Aceh Lakukan Perekaman

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved