Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Tidak Berlakukan Jam Malam, Jika Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Kerajaan Arab Saudi membantah akan memberlakukan jam malam selama Ramadhan dan Idul FItri 1442 H.

AFP
Mobil-mobil melaju di jalan raya Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi seusai pelonggaran jam malam. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi membantah akan memberlakukan jam malam selama Ramadhan dan Idul FItri 1442 H.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Saudi (MoH), Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly, membantah jam malam selama Ramadhan atau Idul Fitri.

“Desas-desus menyebar dari waktu ke waktu, dan ini adalah salah satu yang beredar saat ini, dan itu tidak benar,” ujarnya.

“Komite terkait dan khusus terus memantau situasi dengan seksama," tambahnya, seperti dilansir ArabNews, Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Arab Saudi Wajibkan Pekerja Disuntik Vaksin Covid-19, Syarat Masuk Kerja

"Tetapi tidak ada permintaan yang dikirim untuk memberlakukan jam malam baik di bulan Ramadhan maupun Idul Fitri,” katanya..

Al-Aly menekankan pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

“Jika masyarakat mematuhi langkah-langkah ini, mengenakan masker dan menjaga jarak, menghindari pertemuan besar dan mengikuti jumlah yang diizinkan, terutama selama Idul Fitri."

Baca juga: Arab Saudi Jamin Keselamatan Jamaah Saat Musim Umrah dan Haji

"Maka kami tidak perlu pembatasan atau jam malam lebih lanjut."

Dia menambahkan lebih dari setengah kasus Covid-19 kritis, merupakan orang-orang yang berusia di atas 60 tahun.

Dia mendesak masyarakat untuk menerima vaksin Covid-19.

Sejauh ini, 9.123.778 warga Arab Saudi telah diinokulasi.(*)

Baca juga: Arab Saudi Umumkan 1.026 Kasus Baru Virus Corona dan 11 Kematian

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved