Selasa, 12 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Gubernur Harap Bank Syariah Indonesia dan Bank Aceh Syariah Dapat Bersinergi

Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT berharap Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh Syariah dapat bersinergi, bekerja sama, dan saling mengisi

Tayang:
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/HENDRI
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menerima kunjungan Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, di Pendopo Gubernur Aceh, Selasa (4/5/2021). 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHGubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT berharap Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Aceh Syariah dapat bersinergi, bekerja sama, dan saling mengisi dalam berinovasi.

“Kami juga berharap ada sinergi dengan Bank Aceh Syariah. Nah, karena boleh dikatakan yang besar selama ini di Aceh IDB hanya Bank Aceh Syariah.

Mudah-mudahan bisa menjadi partner, dan kita memang ditakdirkan untuk tidak memiliki bank konvensional.

Sehingga tentu lebih leluasa Bank Syariah yang ada di Aceh dalam berinovasi,” sebut Nova saat menerima kunjungan Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, di Pendopo Gubernur Aceh, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Bank Aceh Syariah Beri Kemudahan Bertransaksi untuk Berbagai Kebutuhan

Dikatakan Nova, pihaknya senang dan bersyukur atas mergernya anak perusahaan BUMN bidang perbankan diantaranya Bank Rakyat Indonesia Syariah, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia.

“Tentu kita semua senang dan Aceh mungkin paling relevan dalam menyambut BSI, karena adanya Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Nova juga menyampaikan bahwa ia menginginkan  Bank Aceh Syariah dalam hal pembiayaannya lebih banyak ke produktif.

Baca juga: Libur Lebaran 2021:Ingat! Cuti Bersama Cuma 1 Hari, Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional 2021

“Mungkin kita bersinergi ada kemampuan yang terbatas di Bank Aceh Syariah dibandingkan BSI, nah, ini mungkin nanti bisa bersinergi.

Kalau ada program-program pembiayaan yang besar BSI bisa membantu melalui kantor pusatnya,” sebutnya.

Ia melanjutkan pembiayaan produktif di Bank Aceh Syariah sudah naik dari 8 persen menjadi 13 persen.

Sebagian besar pembiayaan di Bank Aceh Syariah konsumtif, karena kebutuhan nasabahnya seperti itu.

“Pengusaha-pengusaha besar di Aceh belum ada yang menjadi nasabah Bank Aceh Syariah. Bukan tidak ada pengusaha besar di Aceh, ada, tapi mainnya ke bank konvensional,” tambahnya.

Baca juga: Unjuk Rasa Hardiknas di Kemendikbud, Mahasiswa dan Buruh Ditangkap dan Jadi Tersangka

Sejak awal 2020, dikatakan, ia meminta Bank Aceh Syariah untuk menyamakan performanya dengan bank-bank lain.

Antaranya membangun IT system serta meluncurkan internet banking, dan lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved