Breaking News:

Update Corona di Gayo Lues

Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 17 Orang

Jumlah pasien yang dinyatakan terinfeksi positif Covid-19 yang meninggal dunia di kabupaten Gayo Lues (Galus) tersebut bertambah 9  orang menjadi....

FOR SERAMBINEWS.COM
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 di Gayo Lues, dr Safwan Azhari. 

Laporan: Rasidan|Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Jumlah pasien yang dinyatakan terinfeksi positif Covid-19 yang meninggal dunia di kabupaten Gayo Lues (Galus) tersebut bertambah 9  orang menjadi 17 orang selama ini.

Data yang diterima Serambinews.com, kasus warga yang terinfeksi positif covid-19 terus meningkat dan bertambah di kabupaten tersebut, padahal jumlah warga di Kabupaten itu yang meninggal dunia, akibat terinfeksi positif covid-19 sepanjang 2020 hingga 14 Januari 2021 sebanyak 9 orang.

Namun dalam beberapa hari terakhir ini, jumlah warga yang terinfeksi positif dan menyebabkan meninggal dunia kembali meningkat dan bertambah sebanyak 8 orang yang terhitung dari 15 Januari hingga 4 Mei 2021.

Juru Bicara Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Gayo Lues, dr Safwan Azhari, kepada Serambinews.com, Selasa  (4/5/2021) mengatakan, hingga saat ini sudah mencapai 17 orang warga Gayo Lues yang meninggal dunia dan pemakamannya dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan (protkes) Covid-19.

"Kasus warga yang dinyatakan positif terinfeksi covid-19 kembali meningkat drastis bdi kabupaten itu dalam tiga bulan terakhir ini, sehingga untuk itu masyarakat terus diimbau dan diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah itu dan jangan anggap sepele, demi keselamatan diri sendiri dan keluarga,"pintanya

Safwan menambahkan, jumlah pasien terjangkit positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah di kabupaten itu dari jumlah sebelumnya 9 orang sepanjang tahun 2020, kini bertambah 8 orang dan jumlah keseluruhannya sudah mencapai 17 orang.

"Beberapa pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona yang meninggal dunia sepanjang Januari hingga Mei  tersebut, meninggal dunia setelah dirujuk di Banda Aceh dan di Medan, namun sebagian kecil meninggal di RSUD Muhammad Alikasim Galus,"sebutnya.(*)

Baca juga: Camat Melayat ke Rumah Warga Meninggal karena Kecelakaan saat Pengeboran Minyak

Baca juga: Imigrasi Layani Pembuatan Paspor Door to Door, Permintaan Sepi di Tengah Pandemi

Baca juga: Perkebunan Kurma di Lembah Barbatee Aceh Besar Mulai Dipanen

Penulis: Rasidan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved