Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Kondisi Wajah Eva Sofiana Wijayanti, Perawat Cantik di Malang Dibakar Hidup-hidup

Dudik Dwi Jatmiko (50) adalah satu-satunya saksi yang pertama kali menemukan Eva dalam kondisi terbakar.

Editor: Nur Nihayati
Kolase Surya
Perawat cantik dibakar hidup-hidup, Senin (3/5/2021). Korban berusia 35 tahun asal Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Foto kanan : TKP 

Dudik Dwi Jatmiko (50) adalah satu-satunya saksi yang pertama kali menemukan Eva dalam kondisi terbakar. 

SERAMBINEWS.COM - Tragis, peristiwa dialami seorang perawat di Jawa Timur ini.

Penampakan ngeri wajah Eva Sofiana Wijayanti (35), perawat cantik di Malang yang dibakar pria misterius terungkap dari keterangan saksi yang menolong korban.

Eva Sofiana Wijayanti kini masih dalam perawatan intensif dengan luka bakar 60 persen di Rumah Sakit Wava Husada, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).

Dudik Dwi Jatmiko (50) adalah satu-satunya saksi yang pertama kali menemukan Eva dalam kondisi terbakar.

Dudik pula lah yang menolong korban pertama kali sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Lalu siapa pria yang bakar perawat di Malang itu? Polisi berjanji menangkap pelaku dalam 1 atau 2 hari ke depan.

Baca juga: Siti Nurhaliza Tersandung Masalah, Gelar Tahnik Bayi di Tengah Pendemi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Baca juga: Kesal karena Istri Sudah Tak Cinta, Herman Nekat Begal Nurwahidah, HP dan Motor Dibawa Kabur

Baca juga: Kisah Istri Pejabat Alih Profesi Jadi Driver Ojol, Sebut Suami Difitnah sampai Meninggal di Penjara

Susasana klinik yang menjadi saksi bisu peristiwa perawat dibakar oleh orang tak dikenal tampak sepi, Selasa (4/5/2021) sore.

Garis polisi terpasang mengelilingi area pintu klinik yang berada di Jalan Raya Dusun Panggang Lele, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang tersebut.

Terlihat ada beberapa sandal yang ada di bagian lantai depan pintu masuk.

Dudik Dwi Jatmiko yang tinggal di sekitar klinik bercerita detik-detik ketika dirinya menolong Eva Sofiana Wijayanti yang sedang terbakar.

"Saya dari dapur mendengar teriakan aduh-aduh dari arah klinik. Kemudian semakin keras terdengar dari arah sini (menunjuk pintu keluar)," ucap Dudik ketika ditemui di depan klinik yang ditempati korban.

Saat itu, Dudik menerangkan korban sedang berada di ruang istirahat berteriak meminta tolong.

Ia melihat korban terbakar pada bagian bahu belakang. Sedangkan bagian wajah nyaris hangus.

"Saya berupaya padamkan api dari si korban. Saya tepuk-tepuk hingga padam. Daerah wajah kebul-kebul saat saya padamkan. Sepi saya sendirian saja. Beliau sebelum kejadian itu sedang istirahat katanya," ungkap Dudik.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved