Liga 2
Perkuat Persiraja di Piala Menpora, Ternyata Vivi Asrizal Pilih Semen Padang
Ketika itu, pemain yang biasa bermain di posisi sayap dan penyerang tersebut didatangkan usai membela Bogor FC, dan PSIM Yogyakarta.
SERAMBINEWS.COM, PADANG - Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 pada Juli 2021 mendatang, Kesebelasaan Semen Padang Football Club (SPFC) mulai bergerak untuk melakukan persiapan.
Teranyar, tim berjuluk Kabau Sirah tersebut sukses mendapat tanda tangan pemain asal Blangpidie, Vivi Asrizal.
Memang, musim lalu sebelum kompetisi Liga 2 berhenti, Vivi Asrizal sudah dikontrak Semen Padang selama semusim.
Ketika itu, pemain yang biasa bermain di posisi sayap dan penyerang tersebut didatangkan usai membela klub promosi, Bogor FC dan PSIM Yogyakarta.
Bukan rahasia lagi, setelah lama membela Lantak Laju–julukan Persiraja–di Liga 2, akhirnya Vivi Asrizal memutuskan untuk bergabung dengan Bogor FC di musim 2018.
Ternyata, setelah semusim tak merumput akibat pandemi Covid-19, namanya kembali menghiasi skuadra Persiraja.
Bahkan, Vivi Asrizal juga diboyong Hendri Susilo ke turnamen pramusim Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo Sleman, DI Yogyakarta.
Sayangnya, meski sudah kembali mengenakan seragam Lantak Laju, tapi Vivi Asrizal lebih memilih untuk tetap bermain di kompetisi Liga 2 musim 2021.
Dan klub yang dipilih tetap tim yang bermarkas di Bukit Indarung, Semen Padang.
Kepastian Vivi Asrizal memperpanjang kontrak dibenarkan oleh manajer Semen Padang, Effendi Syahputra.
Baca juga: Terungkap! Cerita Kasus Paket Sate Maut di Bantul, Motif NA Sakit Hati Tak Dinikahi
Baca juga: Mahfud MD Sebut 417 Orang dan 99 Organisasi Masuk Dalam Daftar Teroris
Baca juga: Kapal Induk Shandong China Unjuk Gigi di Laut China Selatan, Protes Kapal Perang AS
Baca juga: Bantuan Asing Terus Mengalir ke India, Membantu Mengatasi Kekurangan Oksigen
Sebelumnya, Kabau Sirah juga menggaet Sunarto dan Ohorella bersaudara, yakni Ricky dan Aimar Ohorella.
Manajer Semen Padang FC Effendi Syahputra mengatakan, timnya terus bergerak untuk mendapatkan pemain yang akan memperkuat tim pada kompetisi kasta kedua tersebut.
Menurut dia, setiap hari ke depan akan ada pergerakan hingga tim tersebut menjadi utuh dan siap berlaga dalam kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia.
Bahkan, sambung dia, kepastian mengenai kedatangan Sunarto, Ricky dan Aimar Ohorella itu membuat jumlah pemain yang bertahan di Semen Padang semakin bertambah.
Sunarto merupakan penyerang sayap yang pernah membela Arema Cronos dan Arema FC.
Musim lalu, dia bergabung dengan Semen Padang FC, namun sayangnya kompetisi terhenti akibat pandemi Covid-19.
Sebelumnya, manajemen telah mengamankan lima pemain, yakni tiga penjaga gawang yang pernah memperkuat Semen Padang FC, yakni Rendy Oscario, M Iqbal Bachtiar, dan Tegar Dadi.
Setelah itu, ada dua pemain lainnya asal Aceh yaitu Aulia Hidayat.
Kemudian, Vivi Asrizal yang sebelumnya sempat memperkuat Persiraja pada ajang Piala Menpora 2021.
Lebih lanjut, ia juga memastikan enam pemain bertahan di Semen Padang.
Mulai dari tiga pemain muda yang sudah direkrut sejak awal, yakni Amar Prayogi, Johan Yoga dan pemain Timnas U-19, Genta Alfredo.
Kemudian, pemain keempat adalah Rudi, selanjutnya Rosad Setiawan dan Vendry Mofu.
Ia menambahkan saat ini juga tengah dilakukan seleksi berjalan untuk mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim.
"Kita masih seleksi saat ini untuk meramu tim," pungkas Effendi.
Vivi Asrizal Raih Gelar Sarjana Ilmu Kelautan dari Unsyiah
Mantan bintang Persiraja Banda Aceh, Vivi Asrizal akhirnya berhasil menyelesaikan studinya, dan meraih gelar sarjana bidang ilmu kelautan pada Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP}, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah).
Kepastian itu diperoleh setelah pemain Semen Padang FC ini berhasil mempertahankan skripsinya di hadapan dewan penguji yang berlangsung di balai sidang fakultas setempat, pada Senin (20/7/2020) yang lalu.
Sidang skripsi berjudul “Analisa Kandungan Mineral Magnetit pada Pasir Besi Pantai Syiah Kuala, Banda Aceh” dipimpin oleh Dr Zulkarnain Jalil SSi MSi yang merupakan Wakil Dekan III FKP Unsyiah sekaligus Pembimbing Utama.
Lalu, Drs Muhammad MSi (pembimbing II), Taufiq Iskandar, SSi MSi (penguji I), dan Ichsan Setiawan SSi MSi (Penguji II).
Dalam ujian itu, Vivi lulus dengan predikat sangat memuaskan.
Masa studinya berlangsung selama tujuh tahun dikarenakan aktifitasnya yang sangat padat di lapangan hijau sebagai pesepakbola.
Khususnya saat membela bendera Persiraja, klub kesayangan warga Banda Aceh yang kini sudah promosi ke Liga 1.
Baca juga: Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan 2021, Itikaf dan Sholat Tahajud Dianjurkan
Baca juga: Iran Siap Bebaskan Empat Warga AS, Barter dengan Empat Warganya, AS Menolak
Baca juga: Pakistan Kurangi Penerbangan Internasional Sampai 80 Persen Mulai 5 Mei 2021
Baca juga: Kebanjiran Job di Bulan Ramadhan, Raffi Ahmad Pulang Cuma 2 Hari, Nagita Slavina & Rafathar Kesepian
Winger mungil nan lincah ini berpisah dengan Persiraja pada kompetisi 2019.
Saat ini, Vivi Asrizal bermain untuk klub Semen Padang FC, setelah sebelumnya sempat malang melintang di Pulau Jawa bersama Bogor FC dan PSIM Yogyakarta.
Sebagaimana diketahui, pada kompetisi Liga 2 2018 silam, Vivi tampil sangar dan ditakuti pemain lawan.
Kala itu, meski posisinya bukan penyerang murni, talenta muda asal Abdya ini malah jadi mesin gol Persiraja dengan torehan 15 gol.
Capaian tersebut sama dengan striker naturalisasi asal Uruguay, Cristian Gonzales yang membawa PSS Sleman promosi ke Liga 1 2019.
Kesungguhan pemuda kelahiran Pulau Kayu, Susoh 1 Mei 1995 itu juga mendapat apresiasi dari Dekan FKP Unsyiah, Prof Dr Muchlisin ZA SPi Msc.
Dekan FKP menyebutkan, Vivi sebagai mahasiswa yang tak mudah menyerah.
Karakter seperti ini perlu terus dipupuk dalam menjalani kehidupan yang makin menantang.
Mengemban dua peran sekaligus, menjadi pesepakbola dan mahasiswa tentu saja tidak mudah dijalani.
Namun, Vivi Asrizal membuktikan kalau dirinya berhasil menjalani dengan baik.
Setelah lulus, Vivi rencananya akan tetap fokus di sepakbola, sembari mencari peluang lain.
“Rencana ingin buka usaha, tentu saja masih dalam dunia olahraga”, jawab Vivi kala ditanya tentang rencana ke depan.
“Alhamdulillah, pencapaian ini merupakan anugerah Allah yang harus disyukuri, semoga membawa berkah dan bermanfaat bagi keluarga serta orang banyak,” ungkap Vivi.
Bagi suporter dan pecinta Persiraja, momen indah yang tak bisa dilupakan ketika Vivi Asrizal bermain di Liga 2 musim 2017.
Kala itu, dia berhasil mencetak gol ke gawang PSMS Medan di awal pertandingan di Stadion H Dimurthala, Lampineung.
Gol itu terhitung istimewa mengingat PSMS datang ke Lampineung sebagai juara paruh musim, dan belum terkalahkan dalam delapan pertandingan.
Bukan hanya itu, dalam delapan laga yang sudah dilakoni, gawang PSMS Medan yang dijaga Abdul Rohim tak pernah kebobolan.
Namun, Vivi Asrizal berhasil menjebolnya setelah menerima umpan terukur Agus Suhendra.
Sementara satu gol lagi ke gawang PSMS disumbangkan bek kiri asal Aceh Selatan, Agus Suhendra.
Sehingga, dalam pertandingan 6 Agustus 2019, Lantak Laju menang dengan skor 2-0.(*)
Baca juga: VIDEO Masjid Cot Jrat Kota Juang Bireuen Dibangun dengan Semangat Gotong Royong Warga
Baca juga: VIDEO Pemudik Jalani Rapid Test dan Swab Antigen Gratis di Terminal Batoh Banda Aceh
Baca juga: VIDEO - Santap Sate dari Pengirim Misterius, Anak Pengemudi Ojol Tewas Keracunan
Baca juga: VIDEO - Speedboat Tabrakan dan Terbalik, 26 Orang Tewas di Bangladesh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/persiraja-vs-psps-pekanbaru_20170813_002948.jpg)