Istri Driver Ojol Nekat Aborsi Janin 6 Bulan dan Buang di Tong Sampah, Dipicu Kesulitan Ekonomi
SI bersuamikan seorang pengemudi ojek online dengan penghasilan tidak menentu setiap harinya. Oktober 2020 lalu, SI hamil.
SERAMBINEWS.COM, TANGERANG - SI (27), seorang ibu yang bekerja sebagai karyawan mal di kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten menggugurkan kandungannya yang sudah berusia 6 bulan.
SI bersuamikan seorang pengemudi ojek online dengan penghasilan tidak menentu setiap harinya.
Oktober 2020 lalu, SI hamil.
Sejak itu rasa khawatir menyelimutin ibu satu anak tersebut.
Satu anak sudah cukup membuatnya menguras keringat dan memutar otak agar bisa terus hidup setiap harinya.
Belum soal anak dan suami, SI juga memiliki keluarga yang perlu dibiayai.
Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan berlalu, kandungan SI semakin membesar.
Sementara, kalut dirasakan SI di kepala.
Ia memikirkan nasib anak keduanya jika kelak lahir di tengah kemiskinan orang tuanya.
Keputusan bulat, SI nekat melakukan aborsi.
Pukul 08.00 WIB, Selasa (27/4/2021), petugas kebersihan bekerja seperti biasa mengangkut sampah dari tong-tong sampah kecil di dalam mal ke bak sampah besar.
Termasuk tong sampah di area karyawan juga ikut dibersihkan.
Namun, saat membuangnya ke bak sampah besar, petugas kebersihan melihat ada bungkus plastik yang aneh disertai bau menyengat.
Setelah dibuka, kresek hitam yang dicurigai tersebut berisi sosok janin tak bernyawa.
Sontak para karyawan mal geger dan melaporkan temuan tersebut ke Polsek Pagedangan, pada pukul 09.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rilis-kasus-aborsi-di-mapolres-tangsel-jalan-raya-promoter.jpg)