Breaking News:

Berita Kutaraja

Dishub Kota Banda Aceh Razia Juru Parkir Liar, Sembilan Jukir tak Berizin Ditegur dan Rompi Disita

Dishub Kota Banda Aceh kembali melakukan pembinaan dan penertiban terhadap juru parkir atau jukir liar di sejumlah wilayah dalam Kota Banda Aceh.

For Serambinews.com
Petugas Dishub Kota Banda Aceh bersama petugas Kepolisian menegur seorang juru parkir liar di salah satu kawasan di Kota Banda Aceh, Rabu (5/5/2021) malam. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Banda Aceh kembali melakukan pembinaan dan penertiban terhadap juru parkir atau jukir liar di sejumlah wilayah dalam Kota Banda Aceh.

Pelaksanakan razia terhadap jukir liar tersebut ikut melibatkan personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, melalui Kepala Bidang Perparkiran, Mahdani, SE mengatakan, pada razia jukir liar yang dilakukan selesai shalat tarawih pada Rabu (5/5/2021) malam tersebut, pihaknya menegur sembilan jukir liar yang tidak memiliki izin dan sedang menjaga parkir di sejumlah ruas jalan di Kota Banda Aceh.

“Ada empat jukir liar yang kita tegur di Jalan Mr Mohd Hasan, tiga di Jalan Hasan Dek, dan masing-masing satu jukir di Jalan Tgk Imum Luengbata serta di Jalan T Iskandar Ulee Kareng,” kata Mahdani kepada Serambinews.com, Kamis (6/5/2021).

Mahdani menjelaskan, para jukir liar ini memanfaatkan situasi jelang lebaran di saat denyut dan peningkatan aktivitas ekonomi mulai terlihat di sejumlah tempat usaha yang ramai dikunjungi warga serta padat kendaraan roda dua dan empat.

Baca juga: Pindah Tugas, Saksi Ahli dari BPKP Aceh tidak Hadiri Sidang Perkara Dugaan Korupsi di KIP Agara

Baca juga: Nekat Nonton K-Drama, 10.000 Siswa di Korut Serahkan Diri ke Kantor Polisi. Ini Ancaman Hukumannya

Baca juga: Bill Gates Memiliki Kesepakatan Akhir Berlibur dengan Mantan Pacarnya

Kata Mahdani, keberadaan jukir liar ini akan mengakibatkan kebocoran penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir Kota Banda Aceh.

Dalam hal ini, Mahdani menegaskan, jukir liar tersebut agar dapat mengurus surat izin resmi sebagai juru parkir pada Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh.

“Dengan adanya penertiban ini agar dapat menarik pungutan retribusi parkir sesuai Qanun Kota Banda Aceh Nomor 4 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum,” paparnya.

“Lalu Peraturan Wali Kota Banda Aceh Nomor 6 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Perparkiran di wilayah Kota Banda Aceh,” urai Mahdani.

Untuk saat ini, lanjut Mahdani, penertiban tersebut masih dilakukan secara persuasif melalui surat teguran dan penyitaan rompi lama.

Baca juga: Ratusan Kelompok Aktivis HAM Desak PBB Berlakukan Embargo Senjata di Myanmar

Baca juga: Donald Trump Sebut Keputusan Facebook dan Twitter Menutup Akunnya Sebagai Aib Negara

Baca juga: Sebanyak 559 Pejabat Fungsional Pemerintah Aceh Jalani Tes Narkoba

Lalu penyitaan KTP jukir liar dan diharuskan untuk melapor ke Dishub pada hari kerja untuk mengurus izin resmi sebagai juru parkir Kota Banda Aceh.

Mahdani berharap, agar masyarakat dapat melaporkan ke Dishub Kota Banda Aceh apabila melihat jukir liar seperti tidak ada rompi resmi dan tidak ada tanda pengenal jukir.

“Kepada petugas parkir yang belum ada izin resmi agar dapat mengurus izin resmi sebagai juru parkir pada Dishub Kota Banda Aceh,” imbau Mahdani.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved