Breaking News:

Berita Subulussalam

Perbatasan Aceh-Sumut Mulai Ditutup, Di Subulussalam & Pakpak Bharat, Sejumlah Kendaraan Putar Balik

Penutupan akses lalu lintas perbatasan Aceh-Sumatera Utara ini menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah.

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Petugas memberikan penjelasan soal penutupan akses lalu lintas perbatasan Aceh-Sumatera Utara, Kamis (6/5/2021) di Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam terkait larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah 

Penutupan akses lalu lintas perbatasan Aceh-Sumatera Utara ini menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah.

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Pemerintah Kota Subulussalam mulai memberlakukan penyekatan atau penutupan akses jalan nasional di perbatasan Aceh-Sumatera Utara, Kamis (6/5/2021).

Penutupan akses lalu lintas perbatasan Aceh-Sumatera Utara ini menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pantauan Serambinews.com di lapangan, penutupan perbatasan tersebut disaksikan unsur forkopimda Kota Subulussalam yang dimulai pukul 00.00.

Tampak sejumlah kendaraan yang melintas dari Aceh menuju Sumatera Utara tanpa memiliki dokumen terkait kepentingan perjalanan dihentikan dan disuruh putar balik.

Hanya kendaraan logistik serta pelaku perjalanan yang memiliki dokumen, seperti surat tugas dan surat sakit diperkenankan melintas.

Baca juga: Tabrak Truk Parkir Pinggir Jalan Kawasan Peureulak, Sopir Colt Diesel Luka Parah, Begini Kronologis

Baca juga: Bergaya Mirip Idol K-Pop, 3 Remaja Korea Utara Dihukum Kerja Paksa, Keluarganya Diasingkan

Baca juga: Pemko Tiadakan Pawai Takbir Keliling

Kepala Dinas Perhubungan Kota Subulusalam, Sahidin Berampu SH, kepada wartawan mengatakan penutupan pintu gerbang Aceh-Sumatera Utara ini juga dilakukan di Kabupaten Pakpak Bharat.

“Jadi bukan hanya Subulussalam atau Aceh tapi saudara kita dari Kabupaten tetangga, yakni Pakpak Bharat juga menutup akses sekaitan pelarangan mudik lebaran,” terang Sahidin

Dijelaskan, penutupan akan berlaku hinga tanggal 17 Mei mendatang. Setelahnya, mereka selaku instansi terkait akan menunggu regulasi pemerintah pusat.

Penjagaan di pos perbatasan melibatkan unsur Dinas Perhubungan, kepolisian, TNI, Satpol PP dan petugas kesehatan setempat.

Selain menutup akses jalan, kepada para sopir juga diberikan penjelasan terkait instruksi larangan mudik, kecuali bagi pelaku perjalanan yang mendapat izin, termasuk barang logistik. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved