Breaking News:

Berita Bireuen

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Waled NU Berharap Masyarakat dan Pejabat Patuhi Protkes

Pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga Bireuen, Waled Nu mengharapkan masyarakat dan para pejabat untuk mematuhi protokol di Bireuen.

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga Bireuen,Waled Nu 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tgk H Nuruzzahri atau lebih dikenal dengan panggilan Waled Nu pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga, Bireuen mengharapkan masyarakat dan para pejabat untuk mematuhi protokol di Bireuen.

“Kasus virus corona di Bireuen atau Aceh sepertinya terus bertambah dan menjadikan masyarakat semakin khawatir, bahkan ada rumah sakit di Aceh terpaksa ditutup dan jangan sampai terjadi di Bireuen, masyarakat dan pejabat hendaknya mematuhi protokol kesehatan,” ujar Waled NU melalui Serambinews.com, Jumat (07/05/2021).

Waled NU mengatakan, beberapa hari lalu memasuki hari raya Idul Fitri, masyarakat pasti akan berkumpul baik di rumah atau tempat lainnya, mencegah penyebaran covid-19 maka setiap masyarakat dapat mengikuti protokol kesehatan diantaranya memakai masker, menjaga jarak, sering cuci tangan dan lainnya.

“Para pejabat pemerintah harus tunjukkan contoh yang baik dalam mengikuti protokol kesehatan, jangan masyarakat saja yang diminta mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya.

Tgk Nuruzzahri menambahkan, melihat perkembangan kasus covid-19 khususnya di Bireuen dan Aceh menunjukkan pertambahan, bahkan salah satu rumah sakit di Idi Aceh Timur katanya sudah terpaksa ditutup karena covid-19.

Mencegah meluasnya penyebaran virus berbahaya Waled NU mengajak berbagai komponen masyarakat untuk semakin peduli dan semakin serius dalam mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Pemakaman Jenazah Positif Covid-19 Aceh Tenggara, Sempat Cekcok dengan Pihak Keluarga

Baca juga: Inilah Potret Markas Kekaisaran Sunda Nusantara, Alex Ternyata Masih Numpang Sama Mertua

Baca juga: Viral Video TNI Pakai Tank Disebut Jaga Penyekatan Mudik Lebaran 2021, Ini Fakta Sebenarnya

Baca juga: Seorang Dokter Positif Covid-19, 3 Ruangan di RSUD Muhammad Ali Kasim Gayo Lues Tutup Sementara

Selain itu, masyarakat dalam setiap melaksanakan ibadah wajib dan sunat berdoa agar bala menjauh dari bumi Aceh dan Indonesia.

“Selain berusaha mengikuti protokol kesehatan, menjaga jarak, masyarakat juga berdoa meminta perlindungan pada Allah agar virus menjauh dari Aceh dan Indonesia,” ujarnya.

Kemudian, tambah Waled Nu, dalam waktu dekat dipastikan banyak warga termasuk para pejabat yang melakukan kunjungan silaturrahmi Idul Fitri dari rumah ke rumah pada sanak keluarga atau guru, murid ke rumah guru, murid ke rumah tengku dan lainnya hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan. 

“Berkunjung ke rumah-rumah dipastikan tetap ramai, maka sebaiknya tetap menjaga protokol kesehatan, masyarakat harus berusaha agar irus tidak semakin meluas,” pesannya.

Baca juga: Perkosa 3 Wanita, Pelayan Warung di Sigli Dihukum 19 Tahun Penjara

Baca juga: Viral Imam di Pekanbaru Ditampar Saat Pimpin Salat Subuh, Berikut Kronologi dan Pengakuan Sang Imam

Baca juga: Bawa Penumpang, Sejumlah Angkutan Umum di Aceh Timur Dihalau Petugas

Selain itu, khusus tempat-tempat keramaian baik di desa, kota maupun tempat mana saja harus mematuhi protokol kesehatan.

“Informasi banyak café-café dimana saja dipenuhi orang dan sebagian tidak mematuhi protokol kesehatan, tolonglah semua pihak untuk sama-sama peduli dan sama-sama menjaga agar wabah tidak meluas,” ujarnya.

Menyangkut keramaian, tambah Waled NU, pemerintah atau tim pencegahan covid-19 untuk terus bekerja dan tidak pilih kasih dalam mengikuti protokol kesehatan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved