Berita Aceh Tenggara
Pemakaman Jenazah Positif Covid-19 Aceh Tenggara, Sempat Cekcok dengan Pihak Keluarga
Pemakaman jenazah pasien positif terpapar virus corona (Covid-19) asal Kecamatan Lawe Sigala gala, Aceh Tenggara, sempat terjadi cekcok dengan....
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin
Laporan Asnawi Luwi |Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Pemakaman jenazah pasien positif terpapar virus corona (Covid-19) asal Kecamatan Lawe Sigala gala, Aceh Tenggara, sempat terjadi cekcok dengan pihak keluarga. Pasien Covid-19 ini sebelum meninggal dunia sempat menjalani perawatan di RSU Sahuddin Kutacane, Kamis (5/5/2021).
Diketahui dari hasil pihak Rumah Sakit H Sahuddin Kutacane mengatakan bahwa pasien (almarhummah) memiliki riwayat terpapar Covid - 9 melalui hasil Swab test PCR dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh.
Pemakaman jenazah yang terpapar Covid-19 harus dimakamkan dengan protokol kesehatan (Protkes) Covid-19 yang ketat.
Sempat terjadi perdebatan dari pihak keluarga saat akan dimakamkan, namun petugas gabungan gugus tugas Covid-19 Aceh Tenggara selaku penegak protokol kesehatan dan pengendalian infeksi untuk pemulasaraan jenazah dapat memberikan pengertian kepada keluarga serta untuk kepentingan bersama guna mencegah penularan dan bertambahnya korban akan lebih bayak lagi.
Proses pemakaman jenazah Covid-19 berbeda dengan biasanya. Melibatkan beberapa petugas terpadu termasuk Babinsa TNI Kodim 0108/Agara turut membantu pengamanan pemakaman jenazah pasien suspect atau positif Covid-19, di Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara.
Dandim 0108/Agara Letkol Inf Robbi Firdaus, kepada serambinews.com dalam rilisnya Jumat (7/5/2021) mengatakan, Babinsa TNI berkewajiban membantu berbagai kegiatan termasuk sosial kemanusiaan.
Namun saat ini, pengamanan dalam menerapkan protokol kesehatan sangat penting, apalagi almarhumah memiliki riwayat terpapar Covid-19.
"Mulai proses penjemputan, memandikan, sholat jenazah hingga pemakaman, para petugas termasuk Babinsa dan masyarakat yang turut membatu tetap melakukan pengamanan protokol kesehatan," terang Dandim Agara, Letkol Inf Robbi Firdaus.(*)
Baca juga: Kapolda Aceh Pertegas Larangan Mudik, Pos Ketupat Jadi Posko Perlakuan Pembatasan Kegiatan Manusia
Baca juga: Viral Imam di Pekanbaru Ditampar Saat Pimpin Salat Subuh, Berikut Kronologi dan Pengakuan Sang Imam
Baca juga: Inilah Potret Markas Kekaisaran Sunda Nusantara, Alex Ternyata Masih Numpang Sama Mertua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemakaman-jenazah-pasien-postif-covid-19-mengikuti-protkes-covid-19.jpg)