Breaking News:

Berita Banda Aceh

Ini Penetapan Zakat Fitrah untuk Banda Aceh dan Aceh Besar

“Zakat fitrah sesuai jumhur ulama wajib dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok atau beras di daerah kita, dimana jumlahnya masih sama seperti tahun...

Kolase TribunStyle
Ilustrasi 

“Zakat fitrah sesuai jumhur ulama wajib dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok atau beras di daerah kita, dimana jumlahnya masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni satu shak atau 2,8 kilogram atau 3,5 liter atau 1,5 bambu setiap jiwa,” sebut Abrar.

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Besar menetapkan besaran zakat fitrah yang harus ditunaikan umat Islam pada bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, dengan menggunakan makanan pokok berupa beras sebanyak satu shak atau 2,8 kilogram (Kg) per jiwa.

Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, H Abrar Zym SAg MH, Jumat (7/5/2021) mengatakan dalam surat penetatapan zakat fitrah menerangkan, bahwa zakat fitrah tahun ini di Aceh Besar berdasarkan Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh Nomor 13 Tahun 2014 tentang zakat fitrah dan ketentuan-ketentuannya.

Penetapan besaran zakat fitrah diputuskan melalui rapat bersama yang melibatkan Kakankemenag Aceh Besar bersama Ketua MPU, Kepala Dinas Syariat Islam, Ketua Mahkamah Syar’iah dan Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar.

Rapat dilaksanakan Selasa (27/4/2021) di Kantor Kemenag Aceh Besar dipimpin oleh Kepala Kankemenag Abrar Zym yang diwakili Kasubbag Tata Usaha H Khalid Wardana SAg MSi.

“Zakat fitrah sesuai jumhur ulama wajib dikeluarkan dalam bentuk makanan pokok atau beras di daerah kita, dimana jumlahnya masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni satu shak atau 2,8 kilogram atau 3,5 liter atau 1,5 bambu setiap jiwa,” sebut Abrar.

Pada kesempatan itu, Abrar Zym menekankan dimana dalam dalam hal penyerahan zakat fitrah masyarakat dan amil harus mengikuti protokol kesehatan yakni, memakai masker dan menjaga jarak untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19.

Baca juga: Perkosa 3 Wanita, Pelayan Warung di Sigli Dihukum 19 Tahun Penjara

Ia mengharapkan, kepada keuchik atau amil gampong untuk menyampaikan laporan penerimaan dan penyaluran zakat fitrah kepada Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan masing-masing setelah pelaksanaan kegiatan.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat atau amil dalam penyerahan dan peyaluran zakat fitrah dilaksanakan lebih awal, agar tidak terjadi kerumunanan massa di akhir Ramadhan.

Halaman
12
Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved