Berita Banda Aceh
Kerap Timbulkan Korban, Penyelesaian Konflik Gajah di Aceh Harus Ditangani Serius
TA Khalid meminta para pihak di Aceh dan di pusat agar serius menangani konflik satwa lindung, terutama gajah
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Ketua Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh Zulkarnaini Masry menuturkan FJL adalah tempat para jurnalis mendiskusikan isu lingkungan, peningkatan kapasitas anggota, kampanye, dan melakukan edukasi lingkungan bagi generasi muda.
“Pelatihan meliput isu lingkungan ini untuk meningkatkan kemampuan anggota menyajikan laporan lebih komprehensif,” ujar Zoelmasry, panggilan akrabnya.
Baca juga: VIDEO Keluarga Gajah obrak-abrik Pondok dan Kebun Warga di Leuser Aceh Tenggara
Di sela-sela pelatihan tersebut anggota FJL menyusun resolusi gerakan 2021-2024. Secara garis besar FJL tetap konsisten mengawal pengelolaan hutan Aceh, satwa lindung, lingkungan perkotaan, dan kelautan.
“Isu lingkungan perkotaan dan kelautan jarang kami sentuh, namun ke depan dua isu ini menjadi fokus kerja FJL,” kata Zoelmasry yang juga jurnalis Harian Kompas.
FJL juga akan tetap melakukan kaderisasi generasi sadar lingkungan bagi siswa dan mahasiswa.
Kaderisasi dilakukan dalam bentuk pelatihan “kemah jurnalistik lingkungan”. (*)
Baca juga: Mualem: Dengan Berat Hati Penundaan Pilkada 2022 Kita Terima
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/forum-jurnalis-lingkungan_konflik-gajah-manusia.jpg)