Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Aduh! Gaji Pekerja Perusahaan Subkon PT PBAS tak Dibayar 8 Bulan, Begini Curhat Mereka ke Ketua DPRK

Puluhan pekerja di sebuah perusahaan sub kontrak atau Subkon pada PT PBAS pada Minggu (9/5/2021) tadi, mendatangi Gedung DPRK Lhokseumawe.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A Manaf didampingi Ketua Komisi A, Faisal menerima pengaduan para pekerja pada perusahaan Subkon dari PT PBAS yang belum dibayar upahnya, Minggu (9/5/2021). 

"Terus berulang. Ada saja perusahaan yang menunggak membayar gaji pekerjanya di Kota Lhokseumawe," tukasnya.

Baca juga: Dapat Restu PSSI, RANS Cilegon FC akan Berubah Nama Jadi RANS United

Baca juga: Airlangga Hartarto: Tingkatkan Ekspor Tanaman Hias, Penuhi Potensi Pasar Dunia

Baca juga: Mendagri Berharap Jangan Ada Klaster Penularan Covid-19 dari Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi

Karena itu, politisi Partai Aceh tersebut meminta secara tegas kepada PT PBAS selaku perusahaan yang memberikan Subkon kepada PT Mitra Agung Indonesia untuk ikut menyelesaikan persoalan ini. 

“Mereka tidak boleh lepas tangan. Senin besok, kita panggil PT PBAS, PT Mitra Agung Indonesia, dan Disnaker Lhokseumawe, guna menyelesaikan hal ini,” tegasnya.

“Hal ini harus diselesaikan segera supaya para pekerja bisa terima upahnya sebelum Lebaran Idul Fitri," pungkas Ketua DPRK.

Sementara itu, Site Manajer Project Revitalisasi Terminal Elpiji Arun PT PBAS, Salman yang dihubungi via telepon menyatakan, perusahaan tempat mereka bekerja tersebut memang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sampai 100 persen. 

PT Mitra Agung Indonesia, papar Salman, hanya mampu menyelesaikan pekerjaan sekitar 85 persen saja. “Tapi kini masa kontrak kerja telah berakhir,” terangnya.

Baca juga: Ada Perjamuan Polisi di Restoran, Dua Pria Datang Lemparkan Kantong Penuh Kecoak

Baca juga: BPKP Aceh: Kerugian Negara Atas Dugaan Korupsi Jalan Muarasitulen - Gelombang di Agara Rp 4 Miliar

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Jalan Muarasitulen - Gelombang Rp 4 Miliar, Begini Kata Kepala BPKP Aceh

Ditanya peran PT PBAS terkait persoalan ini, Salman mengaku, secara legal pihaknya tidak akan ada peran.

Karena sesuai tanggung jawab pihaknya dengan perusahaan Subkon yakni tempat para pekerja itu bekerja, sudah diselesaikan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved