Luar Negeri
Sadiq Khan Kembali Terpilih Menjadi Wali Kota London, Pria Muslim Ini Menjabat Dua Periode
Politisi Partai Buruh Sadiq Khan menggamit periode keduanya sebagai Wali Kota London, dalam kemenangan tipis.
Dalam serangkaian serangan yang kontroversial, si mantan presiden menyebut Khan payah menangkal terorisme dan "aib nasional".
Saat memasuki periode pertama, Khan fokus kepada menyediakan rumah layak.
Namun, agendanya terganjal virus corona.
Dia merupakan Wali Kota London ketiga setelah Ken Livingstone (2000-2008) dan Johnson (2008-2016).
Karena itu, muncul spekulasi dia bisa mengikuti jejak Johnson untuk berpijak ke Downing Street (kantor PM Inggris).
Baca juga: Wali Kota London Sadiq Khan Sampaikan Pesan Hangat di Bulan Ramadhan, Ini Videonya
Profil Sadiq Khan
Sadiq Khan, pria kelahiran Tooting, di kawasan London bagian selatan.
Dikutip dari laman resminya www.sadiq.london, ia menjelaskan keluarganya pindah ke London dari Pakistan di tahun 1960-an.
Ayah Sadiq bekerja sebagai supir bis selama 25 tahun dan orang tuanya tinggal di rumah subsidi pemerintah sehingga mereka bisa menabung untuk membeli rumah sendiri.
Sadiq menjelaskan semua saudara kandungnya mendapatkan pendidikan yang sangat bagus di sekolah negeri dan tidak menciptakan tumpukan utang biaya sekolah yang "segunung".
Kehidupan yang jauh dari kata mewah tidak memupuskan semangat Sadiq menimba ilmu.
Awalnya ia berniat untuk menjadi dokter gigi.
Namun, seorang guru menyarankannya untuk mempelajari ilmu hukum, menimbang sifat Sadiq muda yang sangat senang berargumen dan menggandrungi program televisi "LA Law".
Pilihan pun jatuh ke jurusan hukum di Universitas London Utara, demikian dikutip publikasi "The New Statesman" (11/3).
Selepas kuliah, Sadiq menjadi pengacara dan membuka firma hukum bersama mitranya Louise Christian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sadiq-khan_20160507_103755.jpg)