Berita Lhokseumawe
Salut! Napi Kasus Narkoba Ini Ternyata Mampu Hafal Alquran 5 Juz, Jadi Juara MTQ di LP Lhokseumawe
Lembaga Permasyarakatan atau LP Kelas IIA Lhokseumawe meluncurkan program tahfiz untuk napi, sejak tahun 2017.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Lembaga Permasyarakatan atau LP Kelas IIA Lhokseumawe meluncurkan program tahfiz untuk napi, sejak tahun 2017.
LP yang dikepalai Nawawi ini melakukan perekrutan calon tahfiz melalui kegiatan rutin pengajian.
Bila saat pengajian ada napi yang berpotensi jadi hafiz, maka langsung diuji.
Jika hasil uji dinilai memang benar-benar berpotensi, maka napi tersebut langsung memasuki program kegiatan tahfiz.
Pada awal-awal program ini dijalankan yakni tahun 2017, hanya beberapa napi yang direkomendasi.
Baca juga: Manny Pacquiao Harus Waspadai Pukulan Tangan Kanan Mikey Garcia agar tak Terkapar
Baca juga: Maroko Tuduh Iran Buat Kekacauan di Afrika Utara dan Barat
Baca juga: Pemimpin Hizbullah Mendukung Perundingan Perdamaian Iran dengan AS dan Arab Saudi
Namun seiring berjalannya waktu, jumlah napi yang mengikuti program penghafal Alquran tersebut terus bertambah.
Tercatat, hingga Mei 2021, sudah ada 30 napi yang mengikuti program tahfiz.
Guna memaksimalkan keberhasilan program dan tidak mengganggu proses belajar serta konsentrasi mereka, maka bagi napi yang mengikuti program tahfiz, ditempatkan di satu barak khusus.
Kepala LP Kelas IIA Lhokseumawe, Nawawi, Minggu (9/5/2021), menjelaskan, seiring program tahfiz berjalan, pihaknya juga menggelar Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ antar napi.
Tujuan digelar MTQ adalah untuk terus memotivasi para napi agar lebih giat menghafal dan membaca Alquran.
Baca juga: VIDEO - Viral, Pengendara VW Terobos Pos Penyekatan dan Tabrak Polisi
Baca juga: 106 Kendaraan Dipaksa Putar Balik pada Hari Ketiga Penyekatan Perbatasan, Mobilitas Warga Menurun
Baca juga: Awas! Tak Lapor Keberadaan WNA, Hotel & Penginapan Akan Dipidanakan dan Didenda Ratusan Juta
Khusus MTQ antar napi, terang Kalapas, sampai saat ini sudah berlangsung tiga kali di LP Kelas IIA Lhokseumawe.
MTQ yang pertama pada tahun 2019. Pada MTQ tahun 2019, diikuti 20 napi pada dua cabang perlombaan, yakni Tartil Quran dan Syarhil Quran.
MTQ kedua digelar pada tahun 2020. Pada MTQ tahun 2020 itu, diperlombakan dua cabang mata lomba, yakni Hifzil Quran dan Fahmil Quran.
Terbaru adalah MTQ yang ketiga pada tahun 2021. Pada MTQ kali ini, pesertanya mencapai 68 napi.