Berita Pidie
Kadiskes Imbau Warga jangan Longgar Jaga Protokol Kesehatan, Cegah Terpapar Covid-19
Menurut dia, tren kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan terutama sejak beberapa pekan terakhir ini, disebabkan tingginya mobilitas
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
Menurut dia, tren kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan terutama sejak beberapa pekan terakhir ini, disebabkan tingginya mobilitas
Laporan Nur Nihayati | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kasus covid-19 di Pidie kian mengkhawatirkan.
Kasus ini juga sudah menimpa dokter di Pidie dikabarkan terpapar covid-19. Belum lagi jumlah tenaga kesehatan dan warga lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Pidie, dr Arika Husnayanti Aboebakar, SpOG (K) mengingatkan masyarakat tetap patuh menjalankan protokol kesehatan (protkes).
Saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Pidie tergolong tinggi.
Menurut dia, tren kasus positif Covid-19 mengalami peningkatan terutama sejak beberapa pekan terakhir ini, disebabkan tingginya mobilitas warga.
Baca juga: Nagan Raya Tiadakan Takbiran Keliling, Hindari Kerumunan Cegah Covid-19
Baca juga: Berprestasi di Olahraga Motocross, Cucu yang Membunuh Nenek Mohon Keringanan Hukuman
Baca juga: Warga Diingatkan tak Upload Dokumen Kependudukan di Medsos, Segera Musnahkah Fotocopi KTP-el dan KK
Dikatakan, mobilitas tinggi ini dapat meningkatkan laju penularan dan varian baru Covid-19 asal India.
Ini dapat bertransmisi secara lokal.
"Maka itu harus dicegah, kalau tidak waspada nantinya akan sulit dikendalikan,” kata dr Arika yang juga Ketua IDI Kabupaten Pidie.
Untuk itu, masyarakat tetap diingatkan untuk tetap mematuhi Prokes. Memakai masker, menjaga jarak dan menjaga jaga serta kurangi aktivitas di luar rumah.
Langkah lain perlu dilakukan adalah memperbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin, seperti buah-buahan dan sayuran.
Di sisi lain, ia mengatakan untuk mencegah terjadinya wabah Covid-19, Dinkes Pidie dengan memggandeng TNI/Polri serta beberapa instansi lainnya melakukan kegiatan Promkes.
Promkes ini salah satunyamelakukan sosialisasi ke masyarakat dengan cara berkeliling di pusat-pusat keramaian.”Jadi kegiatan ini akan diikuti oleh semua Puskesmas, bukan saja di Kota Sigli tapi seluruh puskesmas di Pidie melibatkan unsur terkait lainnya,” demikian dr Arika.
Varian baru
Kadiskes Pidie, dr Arika menjelaskan, melonjaknya kasus covid-19 gara gara varian virus berbeda dengan dulu.
Sekarang peningkatan kasus varian India sudah berserkulasi di Asia Tenggara.
2 faktor utama lonjakan kasus di Eropa itu dan di India adanya mobilitas tinggi dan varian baru virus covid 19.
Mobilitas tinggi dapat meningkatkan laju penularan dan peluang varian baru ini bertransmisi secara lokal. Jika tidak waspada akan sulit dikendalikan.
"Sekarang yang terjadi melonggarnya masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Maka itu lagkah pertama menurunkan mobilitas. Tetap di rumah. Menjaga protokol kesehatan," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f05107762.jpg)